LANGIT7.ID-Riyadh; Petenis mulut besar asal Belarusia, Aryna Sabalenka akhirnya berhasil membalas kekalahannya yang memorable di Final Prancis Terbuka dari petenis Amerika Coco Gauff.
Petenis nomor 1 dunia itu mengalahkan Gauff dalam dua set langsung, 7-6 (7-5), 6-2, untuk memenangkan grup Stefanie Graf dan melaju ke semifinal pada WTA Finals yang menutup musim di Riyadh, Arab Saudi, pada Kamis, 6 November. Ini adalah pertandingan pertama antara Sabalenka dan Gauff sejak 7 Juni di Roland Garros, saat Gauff menorehkan comeback menakjubkan untuk meraih gelar Grand Slam keduanya.
Sabalenka melakukan 70 unforced error ketika keduanya bertemu di Prancis Terbuka dan kemudian mengatakan dalam konferensi pers pasca-pertandingan bahwa Gauff menang "bukan karena dia bermain luar biasa, (tapi) karena aku yang membuat semua kesalahan itu." Sabalenka meminta maaf atas komentarnya, dan dia serta Gauff tampil bersama di media sosial jelang dimulainya Wimbledon untuk menunjukkan bahwa hubungan mereka tetap baik meski rivalitas di lapangan semakin meningkat.
Meski Sabalenka memenangkan pertandingan ulang ini, dia kembali menghadapi situasi sulit melawan Gauff dalam format grup yang digunakan di ajang WTA Finals. Sabalenka tertinggal 3-5 dan hanya terpaut dua angka dari kehilangan set pertama sebelum bangkit dan memaksa tiebreak. Dia juga membalikkan ketertinggalan 2-4 dalam tiebreak dan kemudian mengendalikan pertandingan di set kedua.
Sabalenka, yang berhasil mempertahankan gelar juara AS Terbuka pada 2025, nyaris tersingkir dari kejuaraan penutup musim WTA andai Gauff memenangkan pertandingan dalam dua set langsung. Alih-alih, Sabalenka justru mengakhiri musim Gauff dan tinggal selangkah lagi menuju gelar WTA Finals pertamanya.
"Aku hanya berusaha tetap agresif. Aku berusaha menemukan ritme, menemukan permainanku," kata Sabalenka dalam wawancara pasca-pertandingannya di lapangan. "Aku seolah sudah bekerja untuk set kedua, tapi secara ajaib aku berhasil membalikkan keadaan."
Hasil, bagan, dan jadwal tunggal putri WTA FinalsSabalenka, yang merupakan unggulan teratas di WTA Finals, dijadwalkan menghadapi unggulan keempat Amanda Anisimova di babak semifinal pada Jumat, 7 November. Anisimova mengalahkan unggulan kedua Iga Swiatek untuk melaju. Pemenang antara Sabalenka dan Anisimova akan melaju ke pertandingan final WTA Finals pada Sabtu, 8 November.
Sabalenka mengalahkan Anisimova di final AS Terbuka pada 6 September.
Petenis Amerika Jessica Pegula, unggulan kelima, akan bertanding melawan unggulan keenam si cantik Elena Rybakina di semifinal lainnya. Pegula mengalahkan unggulan kedelapan Jasmine Paolini dari Italia dalam dua set langsung (6-2, 6-3) pada Kamis, sementara si cantik Rybakina adalah pemain pertama yang lolos ke babak semifinal setelah sebelumnya mengalahkan Swiatek dan Anisimova minggu ini.Melihat track record pertandingan, si cantik Rybakina punya potensi menjadi juara di WTA final karena konsistensi penampilannya sangat meyakinkan, baik kekuatan servicenya yang sangat keras maupun spinya yang makin tajam dan akurat. (*/saf/usatoday)
(lam)