Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Ingin Punya Anak Hafal Qur'an di Usia Belia? Berikut Ikhtiar yang Harus Dilakukan Orang Tua

Muhajirin Jum'at, 08 Oktober 2021 - 19:58 WIB
Ingin Punya Anak Hafal Qur'an di Usia Belia? Berikut Ikhtiar yang Harus Dilakukan Orang Tua
Seorang Ibu mengajarkan Al-Quran kepada anaknya (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID - Memiliki anak penghafal Al-Qur’an merupakan cita-cita banyak orang tua. Sebab Nabi Muhammad SAW menjanjikan kedudukan di surga bagi anak dan orang tua dari penghafal Al-Qur'an.

Meski tak mudah, untuk memiliki anak yang hafal Al-Qur’an bukanlah hal mustahil. Telah banyak contoh dari masa ulama terdahulu hingga hari ini. Tentu baik orang tua dan anak harus melakukan ikhtiar dan senantiasa bertawakkal kepada Allah SWT. Tidak boleh hanya anak saja yang dilepas ke pesantren untuk menghafal Al-Qur'an sementara orang tuanya diam saja.

Baca Juga: Bisma Rahmatullah, Santri asal Sidoarjo Hafal 30 Juz Al-Qur’an di Usia 8 Tahun

Syekh Kholid Ar-Rifai dalam kitab As-Sin Al-Afdhol Lita’lim Al-Qur’an menjelaskan, usia terbaik bagi bayi menghafal Al-Qur’an adalah saat menginjak umur 3 tahun ke atas. Sebab, pada usia itu, kemampuan berpikir seorang anak sudah mulai muncul. Di sisi lain, ia juga mudah diajak mengikuti dan menghafalkan ayat demi ayat. Di usia inilah orang tua harus mendekatkan Al-Qur'an kepada anak. Tentu sebelum mendekatkannya pada anak, orang tua harus dekat dahulu dengan Al-Qur'an.

Usia belia bagi seorang anak merupakan masa keemasan untuk menyerap hafalan Qur’an. Tak heran jika melihat biografi ulama-ulama besar, banyak di antara mereka yang sudah menghafal Al-Qur’an saat usia masih belia. Ini juga merupakan salah satu resep rahasia yang mengantarkan mereka menjadi ulama fenomenal di kemudian hari.

Sebuah penelitian yang digagas oleh Dr Abdul Basith Mutawalli mengungkapkan bahwa hafalan Al-Qur’an memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan akademis seorang anak.

Baca Juga: Maysam Yahya Mohamed: Hafidzah Termuda di UEA, Hafal 30 Juz di Usia 6 Tahun

Berikut adalah poin penting yang harus diperhatikan bagi orang tua dalam mendidik anak menjadi seorang hafidz Al-Qur’an:

1. Menemani Anak dalam Menghafal Al-Qur’an

Orang tua harus menyertai anak sejak awal perjalanan menghafal Al-Qur’an. Sebab, seorang anak akan sangat cepat dalam mengikuti tingkah laku orang tua. di samping itu, pahala yang besar akan mengalir kepada kedua orang tua. Ini karena setiap lantunan ayat dari anak akan mengalirkan pahala kepada orang tua.

Maka itu, sangat dianjurkan kepada orang tua untuk mengajarkan anak Al-Qur’an dengan tangan mereka sendiri, minimal surah Al-Fatihah. Sebab, surah tersebut merupakan rukun shalat yang secara otomatis akan dibaca oleh anak sepanjang hidupnya.

2. Mulai dari Surah Pendek

Orang tua bisa membimbing anak menghafal Al-Qur’an dimulai dari surah-surah pendek di juz 30. Ini agar anak menghafal dengan cara bertahap, dari yang mudah hingga meningkat pada ayat yang panjang.

3. Membaca Berulang-ulang Tiap Ayat

Membaca ulang-ulang setiap ayat berguna sangat berguna bagi anak. Ia akan mudah merekam setiap ayat dibacakan, maupun dibaca sendiri secara berulang-ulang.

Dengan mengulang setiap ayat yang akan dihafal, anak lebih mudah menghafal ayat demi ayat. Bisa satu ayat full, maupun per kalimat. Tergantung kemampuan anak.

4. Memanfaatkan Murottal Al-Qur’an

Dewasa ini murottal Al-Qur’an sudah mudah ditemui. Bisa melalui platform youtube maupun MP3. Memanfaatkan berbagai murottal Al-Qur’an untuk membiasakan anak mendengar ayat-ayat Al-Qur’an. Usahakan juga untuk menjauhkan anak dari mendengar lagu serta musik.

5. Menjelaskan Makna Ayat

Orang tua bisa menjelaskan makna dari ayat dihafal dengan metode permainan agar dapat menarik perhatian anak. Ini tidak terlepas dari jiwa anak yang masih suka bermain.

6. Daftarkan ke Lembaga Tahfidz Qur’an

Saat usia anak semakin bertambah, orang tua bisa mulai mendaftarkan anak ke lembaga Tahfidz Al-Qur’an yang sesuai dengan usianya. Selain berada di lingkungan para penghafal Al-Qur’an, hafalan anak juga akan terjaga.

Baca Juga: 7 Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Terbaik di Indonesia

7. Menanamkan Cinta kepada Al-Qur’an

Orang tua harus menanamkan kecintaan dalam diri anak kepada Al-Qur’an. Salah satu contohnya adalah dengan memberikan apresiasi tiap kali berhasil menghafalkan satu surah.

Namun ada hal penting yang harus dicatat oleh para orang tua, yakni murojaah. Orang tua tidak boleh hanya sekadar memotivasi anak untuk menghafal, namun tak menanamkan semangat untuk terus murojaah hingga akhir hayat.

Rasulullah bahkan mewanti-wanti agar seorang muslim senantiasa menjaga hafalan yang dimiliki. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah bersabda, “Peliharalah selalu Al-Qur’an, demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh ia lebih cepat hilang daripada unta yang terikat.”

Hadits ini menekankan agar para penghafal Al-Qur’an selalu perhatian terhadap hafalan mereka. Sebab, kelalaian dalam murojaah dapat berakibat fatal. Ia akan merasakan kerugian yang amat besar melebihi kerugian seorang pengembala yang kehilangan unta.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)