LANGIT7.ID-Ada masa ketika hidup terasa tenang, lalu tiba-tiba badai datang tanpa permisi. Masalah hadir bersamaan, hati terasa sesak, dan kita bertanya dalam diam: “Sampai kapan aku harus kuat?” Pertanyaan itu wajar. Kita manusia, dan manusia punya batas.
Namun, batas itulah yang sering kali menjadi alasan Allah menurunkan pertolongan-Nya. Sebab Allah tidak membiarkan hamba-Nya berjalan sendirian. Dia mendekat paling cepat justru saat hati paling rapuh.
Allah berfirman:
“Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (QS. At-Taubah: 40)
Ini merupakan pesan untuk setiap hati yang sedang berjuang. Kebersamaan Allah adalah kekuatan terbesar yang membuat seseorang tetap berdiri meski dunia seolah menekan dari segala sisi.
Ujian tidak datang untuk melemahkan, tetapi untuk menguatkan. Terkadang Allah ingin kita naik satu derajat lebih tinggi, dan jalan menuju sana memang harus ditempa dengan sabar dan keyakinan.
Malam ini, bila Anda merasa dikelilingi masalah, berhentilah sebentar. Tarik napas panjang, lalu serahkan semua keluh kesah itu kepada Allah. Tidak ada doa yang sia-sia, tidak ada air mata yang tak terlihat.
Hati yang bersandar kepada Allah tidak akan tumbang. Ia mungkin goyah, tapi tidak akan jatuh. Karena Allah selalu menahan kita pada saat paling genting.(*/saf/Komunitas QM)
(lam)