LANGIT7.ID-Ada masa ketika Anda ingin maju, tapi kaki seperti terikat. Bukan karena tidak tahu arah, tetapi karena hati dipenuhi kecemasan:
“Bagaimana kalau keputusan ini salah? Bagaimana kalau nanti menyesal?”Ketakutan seperti itu wajar. Kita manusia, dan manusia sering terbebani oleh bayangan-bayangan yang bahkan belum terjadi. Namun ketahuilah: diam karena takut salah adalah bentuk lain dari kehilangan kesempatan.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah mencintai hamba yang kuat—kuat tekadnya, kuat usahanya, kuat keyakinannya. Artinya, Allah ingin Anda bergerak, bukan bersembunyi di balik rasa takut. Sebab langkah yang salah masih lebih baik daripada tidak melangkah sama sekali, sebab dari sanalah Allah membuka pelajaran, hikmah, dan pintu baru.
Salah melangkah itu manusiawi. Tapi berhenti mencoba, itulah yang melemahkan jiwa. Yakinlah, selama Anda menjaga niat, berdoa, dan berusaha sebaik yang Anda mampu, maka Allah tidak akan menelantarkan hasilnya.
Jangan terlalu khawatir terlihat tidak sempurna. Yang perlu Anda jaga adalah keberanian untuk terus mencoba. Sebab perjalanan Anda bukan dinilai dari kesempurnaan langkah, tapi dari keteguhan hati yang terus menuju kebaikan, meski tertatih.
Tenanglah. Allah tidak menuntut Anda selalu benar. Allah hanya ingin Anda terus berusaha dan bertawakal. Dan siapa yang menyerahkan urusannya kepada Allah, ia akan menemukan jalan keluar dari arah yang tidak ia sangka.(*/saf/by Komunitas QM)
(lam)