Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Marshanda : Self Diagnosis Kesehatan Jiwa Harus Dilakukan oleh Profesional

muhammad rifai akif Ahad, 10 Oktober 2021 - 21:28 WIB
Marshanda : Self Diagnosis Kesehatan Jiwa Harus Dilakukan oleh Profesional
Aktris Marshanda. Foto : Instagram
LANGIT7.ID - , Jakarta - Aktris Marshanda mengingatkan untuk tidak lakukan self diagnosis karena bisa memperburuk kondisi kesehatan jiwa seseorang tersebut. Marshanda menyampaikan hal tersebut dalam sesi diskusi virtual live Instagram, "Self Awareness for Better Mental Health" pada Sabtu (9/10/2021).

"Self diagnosis enggak boleh dilakukan, itu harus dilakukan oleh profesional," katanya.

Psikolog Universitas Indonesia Kasandra A. Putranto menjelaskan bahwa dengan mendiagnosa diri sendiri mengidap penyakit atau gangguan tertentu, misalnya depresi, merupakan sesuatu yang berbahaya karena menyebabkan kekhawatiran yang tidak perlu dan jika kekhawatiran memburuk maka dapat mengembangkan gangguan kecemasan.

Baca juga : Hati-hati, Waspadai Kesehatan Mental di Masa Pandemi Khususnya Penyintas COVID-19

Di samping itu, dengan melakukan self diagnosis juga membuat seseorang tidak mendapat penanganan yang tepat. Bahkan bisa memicu masalah lain yang lebih serius menjadi tidak terdiagnosis karena terlalu fokus pada penyakit atau gangguan yang belum tentu diderita.

Dalam bincang-bincang bersama psikolog Caca Tengker, Marshanda mengisahkan dia sudah didiagnosa bipolar sejak usia sekira 15 tahun. Sebelum mencapai usia itu, Marshanda mengaku kehidupannya baik-baik saja.

"Aku mulai modelling, syuting iklan dan fashion show di umur lima tahun , lalu umur 11 aku syuting 'Bidadari', aku tuh anak yang bahagia banget, aku cinta hidup, aku sangat suka syuting, suka sekolah," katanya.

"Suatu hari di usia 15 tahun, aku didiagnosa punya mental illness dari psikiater. What? Selama ini aku sudah perform di sekolah di syuting, aku bahagia, terus aku sakit jiwa? It was shocking," kata Marshanda yang sempat menyangkal kondisinya sampai empat tahun setelah didiagnosa itu.

Baca juga : Berpelukan, Manfaatnya Besar bagi Kesehatan Mental

Sampai akhirnya dia berusia 17 tahun, Marshanda akhirnya memutuskan untuk mendapatkan bantuan dari profesional untuk mengatasi masalah kesehatan jiwanya.

"Setiap rencana Allah yang diberikan pada aku, Dia punya rencana besar, Dia menanamkan challenge tapi at the same time memberikan keberanian untuk sharing, sekarang aku lihat banyak conversation untuk membicarakan mental health karena semua orang pasti punya tekanan, punya pain tapi yang paling penting," kata Marshanda.

Sumber : Antaranews

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)