LANGIT7.ID-Perubahan sering datang tanpa permisi. Rencana yang sudah disusun rapi bisa tiba-tiba bergeser, keadaan yang terasa aman mendadak berubah arah. Di saat seperti ini, hati mudah gelisah karena kehilangan pegangan yang selama ini terasa pasti.
Allah ﷻ berfirman: *“Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu.”* (QS. Al-Baqarah: 216). Ayat ini mengingatkan bahwa tidak semua perubahan membawa keburukan, meski awalnya terasa mengguncang.
Kegelisahan muncul ketika kita terlalu menggenggam apa yang sedang berubah. Padahal hidup memang bergerak, dan kita dituntut untuk ikut bertumbuh di dalamnya. Tenang bukan berarti menolak perubahan, tetapi menerima bahwa Allah sedang mengarahkan hidup ke fase yang baru.
Rasulullah ﷺ mengajarkan doa agar hati tetap teguh. Beliau ﷺ berdoa: *“Ya Allah, tunjukilah aku akhlak yang terbaik, tidak ada yang dapat menunjukkannya kecuali Engkau.”* (HR. Muslim). Doa ini mengajarkan bahwa ketenangan hati adalah karunia yang perlu dimohonkan.
Malam ini, jika perubahan besar sedang terjadi dalam hidup Anda, tarik napas sejenak. Jangan tergesa-gesa menyimpulkan. Tenangkan hati, luruskan niat, dan yakini bahwa Allah tidak pernah mengubah keadaan seseorang kecuali untuk mendewasakannya. Di balik perubahan, selalu ada pelajaran dan arah baru yang sedang disiapkan.(*/saf/Komunitas QM)
(lam)