LANGIT7.ID, Balikpapan - Klub lari lintas alam Balikpapan bernama Hash House Harriers (BH3) menggelar aksi bersih-bersih pantai. Mereka memunguti sampah sepanjang Pantai Monpera.
Kegiatan ini berlangsung di sepanjang Pantai Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), Klandasan. Mereka mengumpulkannya di kantong-kantong plastik.
"Ini wujud syukur kami dan kita semua karena keadaan Balikpapan yang semakin baik setelah dua tahun ini menghadapi keterbatasan akibat wabah Covid-19," kata Pentil Merah, panitia kegiatan tersebut.
Balikpapan kini berada dalam masa PPKM Level 2, yakni masyarakat sudah diizinkan beraktivitas terbuka di tempat umum, walau harus menerapkan protokol kesehatan ketat.
Seorang pengunjung, Eko, mengaku senang melihat komunitas B3H yang bergerak memunguti sampah tanpa ada seremoni apapun. Karena itulah dia pun ikut melibatkan diri bersih-bersih sampah.
"Walau tidak kenal dengan mereka, saya sama anak dan istri ikut bantu memunguti sampah," ujar Eko.
Beberapa jam kemudian terkumpul 30 kantong sampah atau sekitar 100 kilogram, berupa plastik, kertas dan lain-lain. Semua sampah dimasukkan ke dalam mobil pikap.
"Satu pikap penuh," kata Outhouse, hasher senior dan lama menjadi Grand Master (GM) BH3.
Klub lari lintas alam BH3 berdiri sejak Juli 1975. Pada awalnya para pelari, termasuk para pendirinya, merupakan para ekspatriat yang bekerja untuk perusahaan-perusahaan jasa pengeboran minyak.
Namun kemudian keanggotaannya meluas dan siapa saja yang gemar berolahraga lari lintas alam dan secara hash, boleh bergabung.
Sumber: Antaranews(bal)