LANGIT7.ID-, Jakarta - - Menjelang
Ramadhan dan hari raya
Idulfitri, tren
busana muslim di Tanah Air dihebohkan dengan kemunculan
"Gamis Bini Orang".
Model ini gamis ini memiliki karakter khas dengan layer di bagian bawah rok. Ciri menyolok lainnya, layer depan lebih pendek daripada bagian belakang.
Sementara warna
Gamis Bini Orang hanya terdiri dari satu warna solid atau polos.
Baca juga: Katun Bordir Bolong Jadi Tren Busana Lebaran 2025Istilah nyeleneh dari tren fesyen ini berasal dari candaan di platform TikTok. Model
Gamis Bini Orang disebut identik dengan gaya berpakaian yang sopan, rapi, dan aman yang sering diasosiasikan dengan "istri orang" atau ibu muda.
Harga yang ditawarkan untuk tren
gamis Lebaran ini pun terbilang ramah di kantong, yaitu mulai dari Rp150.000.
Rektor
UIN Sunan Ampel Prof Akh Muzzaki mengatakan penggunaan nama “bini orang” pada produk gamis sebagai kepatuhan terhadap pasar, yakni, bagaimana merebut
pasar busana Muslimah.
"Produk gamis bini orang adalah urusan marketing. Ia hadir sebagai pembeda dari produk gamis yang selama ini beredar di pasaran. Sebut saja nama-nama model seperti
gamis syar’i longgar, gamis tunik panjang, dan gamis rompi lepas," kata Prof Muzzaki seperti dikutip dari laman resmi UINSA, Jumat (6/2/2026).
Prof Muzzaki menyampaikan bahwa, busana bini orang hadir sebagai warna baru yang membedakannya dari produk gamis lain.
Lalu, di mana pembedanya?
Bila dilihat sekilas, gamis bini orang sama dengan busana muslim lain yang memiliki potongan longgar. Namun pembedanya cukup mencolok, yakni model layer di bagian bawah rok.
Baca juga: Pelaku Bisnis Fesyen Muslim Sebut Gamis Bakal Jadi Tren Busana Lebaran 2024Gamis bini orang memiliki potongan layer depan lebih pendek daripada belakang.
Prof Muzzaki menilai, model gamis bini orang terlihat lebih fleksibel dan lentur untuk segala suasana. Kelebihan ini, kata Prof Muzzaki, yang membuat gamis bini menjadi trendsetter baru dari busana muslimah pada umumnya.
"Urusan busana adalah urusan keseharian. Jika dulu busana lebih cenderung digunakan untuk sekadar menutup aurat, kini kebutuhan atas busana lebih mengembang. Jika dulu busana minimal untuk memproteksi diri dari terpaan langsung alam dan lingkungan, kini busana sudah menjadi sebuah trend gaya hidup," ucap Prof Muzzaki.
Lahirnya model gamis bini orang adalah langkah inovatif yang diambil oleh pelaku usaha bisnis busana Muslimah dalam perkembangan terakhir. Dari penggunaan namanya saja, jelas tergambar bahwa gamis bini orang gampang diingat.
Selain sederhana, potongan layernya yang khas menjadi pembeda yang mudah dikenali pada produk ini.
"Munculnya nama gamis bini orang sebagaimana diuraikan di atas juga dimaksudkan untuk meningkatkan tingkat saleability produk busana itu," ujar Prof Muzzaki.
Karena itu, kehadirannya berhasil membetot perhatian para konsumen dan sekaligus calon konsumen. Dalam perkembangan terkini, model gamis bini orang menjadi materi pembicaraan hangat di kalangan para penikmat busana Muslimah di berbagai kawasan di Indonesia.
Baca juga: Adelia Pasha Luncurkan Koleksi Busana Lebaran Sarimbit Keluarga(est)