Ketua Umum MUI Ajak Umat Jaga Lisan dan Medsos Selama Bulan Ramadhan
tim langit 7Rabu, 18 Februari 2026 - 08:30 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Menjaga lisan dan perilaku di media sosial menjadi pesan utama dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Harapan ini disampaikan Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar agar umat Islam tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mampu mencapai puasa secara hakiki dengan menjauhi segala perbuatan yang dilarang agama.
Kiai Anwar menegaskan pentingnya implementasi sikap saling menyayangi dan menghormati antarmanusia. Menurutnya, tindakan tersebut memiliki nilai spiritual yang tinggi sebagaimana janji Nabi bahwa mereka yang menghormati sesama akan dicintai oleh malaikat.
"Sayangilah sesama manusia di atas bumi, niscaya malaikat akan menyayangi. Kami berharap umat dapat memuasakan bukan hanya perut saja dari haus dan lapar, tapi mampu memuasakan seluruh tubuh dari hal-hal dilarang," kata Kiai Anwar di Konferensi Pers Sidang Isbat, Selasa (17/2/2026).
Imbauan tersebut disampaikan menyusul hasil Sidang Isbat yang diselenggarakan Kementerian Agama RI di Hotel Borobudur. Pemerintah secara resmi menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 M.
Dalam kesempatan itu, Kiai Anwar merinci bahwa memuasakan seluruh anggota tubuh berarti mengontrol mulut agar tidak memfitnah, berdusta, menyakiti orang lain, maupun memicu kegaduhan. Ia juga menyoroti aktivitas digital agar tangan tidak digunakan untuk melakukan adu domba atau menyebar fitnah di media sosial.
Melalui pengendalian diri tersebut, masyarakat diharapkan tidak sekadar menjalankan ibadah secara prosedural syariat, melainkan mampu meraih dimensi puasa yang lebih dalam.
"Artinya memuasakan tubuh yang diberi tuhan ini agar tidak melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan agama. Sehingga kita akan hidup damai, tentram, dan aman," jelasnya.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”