LANGIT7.ID, Jakarta - - Buang air besar atau buang air kecil merupakan kebutuhan manusia dan itu adalah anugerah dari Allah yang besar. Allah telah memisahkan antara zat yang bermanfaat bagi tubuh dan yang tidak bermanfaat Glukosa (zat gula) ditahan dan diedarkan lagi melalui darah untuk kepentingan tubuh.
Sementara air kencing dibuang dan dikeluarkan lewat ginjal. Untuk itu, sangat wajar kalau manusia bersyukur kepada Allah dengan mentaati segala aturan-Nya. Agama telah mengatur tentang adab buang air besar atau kecil di kamar mandi, di antaranya:
1. Jangan Menghadap atau Membelakangi Kiblat
Dari Abi Ayyub radiallahu anhu, sesungguhnya Nabi SAW bersabda: "Apabila kalian mendatangi tempat buang air janganlah menghadap kiblat dan jangan membelakanginya saat buang air besar atau kecil, tetapi menghadaplah ke timur atau ke barat.” (HR. Muslim).
Baca juga:
4 Ayat dalam Al-Quran tentang Birrul Walidain yang Wajib Kita AmalkanPara ulama sepakat tentang haramnya menghadap atau membelakangi kiblat ketika sedang membuang hajat dalam tempat terbuka. Sementara dalam ruangan tertutup, mereka berbeda pendapat.
Sebagian membolehkan dan sebagian lagi menyatakan haram. Dalam hal ini tentu saja yang lebih baik tidak menghadap kiblat sekalipun di tempat tertutup, demi kehati-hatian dan menghindari Ikhtilaf (perselisihan).
2. Jangan Memegang Kemaluan dengan Tangan Kanan Ketika Waktu Bersuci
Dari Abi Qatadah radiallahu anhu, ia berkata: “Janganlah seseorang dari kamu menyentuh kemaluannya dengan tangan kanan waktu kencing, dan janganlah bercebok dengan tangan kanannya, dan janganlah bernapas ke dalam bejana (ketika minum).” (HR Muslim).
Baca juga:
Adab Rasulullah kepada Tetangga, Di Antaranya Tak Boleh Membiarkan Tetangga Kelaparan3. Hindari Tempat yang Mengakibatkan Mendapatkan Laknat
Dari Abu Hurairah radiallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Jauhilah (perbuatan) dua hal yang menyebabkan laknat. Mereka bertanya, siapa yang terlaknat itu ya Rasulullah? Jawab Rasul: “Orang yang buang air di jalan (tempat lalu lintas) dan di perteduhan mereka.” (HR Muslim).
Demikian di antara tiga adab buang air besar maupun kecil yang dapat kita amalkan sebagai bentuk wujud syukur terhadap nikmat Allah. (Sumber: Buku Etika Hidup Seorang Muslim halaman 22-24)
Baca juga:
Nasihat Imam Syafii: Syarat dan Adab Menuntut Ilmu(asf)