LANGIT7.ID-Jakarta; Kabar gembira datang bagi para perantau yang merindukan kampung halaman. Di tengah kekhawatiran akan macetnya arus mudik, TNI Angkatan Laut (AL) memastikan kehadirannya untuk membantu masyarakat dengan cara yang istimewa: menggelar program mudik gratis menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI).
Program ini dijadwalkan mulai beroperasi pada hari pertama cuti bersama Lebaran, yaitu 16 Maret 2026. Tidak tanggung-tanggung, armada tempur ini ditargetkan mampu mengangkut lebih dari 1.000 pemudik, dengan prioritas utama bagi mereka yang selama ini mengandalkan sepeda motor sebagai moda transportasi.
Syarat Mudah dan Pasti GratisYang menarik dari program ini adalah kemudahan aksesnya. Masyarakat pemilik kendaraan roda dua cukup menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau identitas resmi lainnya. Tanpa biaya sepeser pun, para pemotor ini bisa “menyeberang” dengan aman menggunakan kapal perang.
Laksamana Muda Yayan Sofiyan, Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL), mengungkapkan bahwa inisiatif ini adalah wujud hadirnya TNI di tengah masyarakat. “Kami menjalankan perintah langsung KSAL Laksamana Muhammad Ali untuk membantu pemerintah mengurai kepadatan. Kami siapkan KRI berkapasitas 1.000 penumpang yang akan melayani rute utama mudik, yakni Jakarta, Semarang, dan Surabaya,” jelas Yayan dalam audiensi di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Perjalanan Ibadah yang Lebih NyamanTak hanya sekadar mengantar hingga kampung halaman, program mudik gratis ini juga dirancang untuk menjaga kenyamanan spiritual para pemudik yang masih menjalankan ibadah puasa. TNI AL menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI untuk memastikan kebutuhan logistik para penumpang terpenuhi selama pelayaran.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyambut baik sinergi ini. Pihaknya berkomitmen untuk menyediakan konsumsi, terutama untuk santap sahur dan berbuka puasa. “Kami akan memastikan para pemudik dapat menjalankan ibadah dengan tenang di atas kapal. Selain logistik, kami juga akan menyiapkan paket Lebaran bagi personel TNI AL yang bertugas,” tutur Noor.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelayaran, TNI AL juga telah menyiagakan 150 anak buah kapal (ABK) yang siap melayani ribuan pemudik. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen TNI AL dalam mempererat kemanunggalan dengan rakyat, membantu kesulitan masyarakat, dan memastikan setiap orang bisa merayakan kemenangan bersama keluarga di kampung halaman.(*/saf/idm)
(lam)