LANGIT7.ID, Jakarta - Pijat refleksi menjadi salah satu metode rileksasi yang memiliki banyak manfaat. Sebab telapak kaki disebut memiliki titik yang terhubung dengan organ tubuh.
Hal ini kerap disampaikan oleh para terapis, bahkan dipajang dalam bentuk gambar di tempat usaha pijat refleksi. Namun belum banyak penelitian ilmiah yang mengungkap fakta itu.
Tapi bila meneladani kebiasaan Rasulullah, Nabi shallallahu alaihi wasallam dikenal memiliki kebiasaan berjalan kaki, sebagaimana ditunjukkan sebuah hadits dari Abu Hurairah.
"Aku belum pernah melihat orang yang lebih baik dan lebih tampan daripada Rasulullah; roman mukanya secemerlang matahari, juga tidak pernah melihat orang yang secepat beliau. Seolah-olah bumi ini digulung oleh langkah-langkah beliau ketika sedang berjalan. Walaupun kami berusaha untuk mengimbangi jalan beliau. Tapi beliau tampaknya seperti berjalan santai saja."
Untuk masalah berjalan kaki ini, memang ada bukti medis kuat yang menyebut bahwa berjalan 10.000 langkah setiap hari dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, bahkan mengurangi risiko penyakit berbahaya.
Bila dikaitkan antara pijat refleksi dan berjalan kaki, keduanya sama-sama memiliki efek rileksasi. Mereka yang dipijat atau berjalan kaki akan terlihat lebih bugar dan segar.
Ada 2 hal manfaat refleksi dan berjalan kaki:
1. Membuat tidur lebih nyenyakTubuh yang lebih rileks dapat mengurangi stres, sehingga tidur malam pun menjadi lebih nyenyak.
2. Meredakan kecemasanBaik pijat refleksi dan berjalan kaki sama-sama dapat meredakan kecemasan.
(bal)