Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Pemerintah Dorong Sektor Tanaman Hias hingga Pasar Global

mahmuda attar hussein Rabu, 20 Oktober 2021 - 16:30 WIB
Pemerintah Dorong Sektor Tanaman Hias hingga Pasar Global
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat berkunjung ke petani tanaman hias. Foto: KemenkopUKM
Langit7, Jakarta - Global market value atau potensi pasar tanaman hias di dunia diketahui mencapai nilai Rp3 ribu triliun. Nilai itu lebih tinggi dibandingkan kopi dan teh.

Dari angka tersebut, dapat dikatakan tanaman hias memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Sayangnya, Indonesia baru memenuhi ceruk pasar dunia sebesar 0,01 persen.

Untuk itu, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki turut mendukung peningkatan nilai jual pada sektor tersebut. Hal itu dilakukan dengan penandatanganan MoU antara Minaqu Home Nature (Minaqu Indonesia dengan Koperasi Agro Tora Wajasakti.

Baca juga: Andil Dewan Rempah India dalam Perdagangan Global

Minaquindonesia.com adalah bagian dari strategi pemasaran yang ditujukan untuk menyampaikan peluang besar bagi petani dalam meraih potensi pasar global dan peluang membawa produk pertanian Indonesia go global.

Adapun fokus pasar ekspor potted plant dari Minaqu Home Nature antara lain Jerman, Belanda, Inggris (United Kingdom/UK), Korea Selatan, Kanada, Polandia, Florida, Seattle, California (Amerika Serikat), Belgia, Norwegia, Perancis, Nigeria, Hongkong, Malaysia, Singapura, dan Australia.

"Saya sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan Minaqu Indonesia sebagai offtaker produk tanaman hias yang telah menggandeng kurang lebih 1.000 petani di Jawa Barat dan telah bermitra dengan 4 koperasi," kata Teten saat meninjau Green House Minaqu Indonesia, Bogor, Selasa (19/10).

Baca juga: Kualitas dan Produk Turunan Kunci Pemasaran Komoditas Rempah

Teten berharap petani dapat dikonsolidasikan, sehingga mendapatkan lahan yang lebih layak. Konsolidasi itu bisa dilakukan melalui koperasi.

“Kalau sudah ada koperasi, para petani dapat fokus untuk berproduksi di lahan yang juga dikonsolidasikan menjadi skala ekonomi," kata Teten.

Baca juga: Indonesia Perlu Sasar Pasar China untuk Kebutuhan Ekspor Rempah

Selain itu, Teten menyebutkan Minaqu mencerminkan terjadinya proses inclusive close loop. Di mana telah tercipta sebuah ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir.

"Minaqu tidak hanya bertindak sebagai offtaker dari hasil produksi petani, tapi juga memberikan pendampingan mulai dari pembibitan, proses produksi, hingga pemasarannya untuk pasar ekspor," tambahnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)