Langit7, Banten - Belum banyak generasi milenial yang mau terjun langsung ke dalam sektor pertanian. Gengsi, menjadi salah satu yang menjadi faktor enggannya anak muda Indonesia memanfaatkan peluang yang ada.
Padahal, jika mendalami sektor pertanian, banyak peluang yang masih belum digarap dan memiliki nilai lebih.
Berbeda dengan petani milenial asal Tangerang, Banten, Rifan Nurdiansyah. Ia mengajak masyarakat dari generasinya untuk terjun langsung sektor ini. Pasalnya, sampai saat ini pertanian masih didominasi oleh masyarakat dengan generasi usia lanjut.
"Saya harap petani itu ada yang seumuran, biar kita itu berbaurnya enak. Karena kebanyakan yang ada itu petani lanjut usia. Jadi seharusnya yang muda-muda meregenerasi dalam hal ini," ujar dikanal Youtube GSQ MUSIC.
Baca juga: Berdiri Sejak Indonesia Belum Merdeka, Kwong Tung Tailor Tetap Eksis hingga Saat Ini![Rifan Nurdiansyah, Petani Milenial Sukses Ajak Anak Muda Garap Sektor Pertanian]()
Rifan mengaku, bertani merupakan salah satu hobinya. Ia sangat menikmati segala proses yang dilakukan dari kegiatan tani, seperti menanam, merawat, hingga menghasilkan buah.
Dengan menjadikan bertani sebagai hobi, kata dia, kegagalan sekali pun akan tetap semangat untuk menjalankannya. Berbeda dengan niat untuk materi semata, yang biasanya sulit untuk mengembangkan potensi yang ada.
"Ketika kita hobi, sepahit apa pun itu sampai menemukan sukses, pada akhirnya itu akan berlanjut," ujarnya.
![Rifan Nurdiansyah, Petani Milenial Sukses Ajak Anak Muda Garap Sektor Pertanian]()
Rifan mengisahkan, dengan modal awal Rp40 juta, ia mulai untuk mengolah lahannya untuk ditanami melon. Tanaman labu-labuan itu dipilihnya karena masa panennya cukup cepat, yakni sekitar dua bulan.
Baca juga: Tahan Hawa Nafsu, Mantan TKI Sukses Ternak Ayam PetelurApalagi, buah melon juga cukup diminati di pasaran. Rifan sendiri mampu menjual melon hasil panennya Rp8-9 ribu per buah ke tengkulak, sementara jika langsung ke end user, ia menetapkan harga Rp10 ribu.
Rifan menjelaskan, dalam satu hektare lahan yang ditanam rapat melon, mampu menghasilkan sekitar Rp250 juta setiap kali panen. Hal itu membuktikan prospek bisnis buah melon yang cukup menggiurkan.
"Dulu saya enggak berpikiran sampai bisa sejauh ini, tapi dengan kerja keras ya inilah hasilnya. Harapan saya buat anak muda sih jangan malu buat bertani, karena kalau kita mau kerja keras mampu menghasilkan nilai yang lebih," jelasnya.
(zul)