LANGIT7.ID, Jakarta - Tafsir At Taubah ayat 128 menggambarkan pribadi Rasulullah yang penuh cinta kasih. Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam sangat khawatir terhadap nasib ummatnya.
Surat At Taubah ayat 128 bacaan arab, latin, dan terjemah:
لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِٱلْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Laqad jā`akum rasụlum min anfusikum 'azīzun 'alaihi mā 'anittum ḥarīṣun 'alaikum bil-mu`minīna ra`ụfur raḥīmArti: Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.
Menurut Quraish Shihab dalam Tafsir Al Misbah menuliskan, surat At Taubah ayat 128 menjelaskan, bahwa seorang Rasul yang diutus dapat merasakan penderitaan umatnya, baik lahir maupun batin. Ia menginginkan keselamatan, kebaikan, bahkan segala sesuatu yang membahagiakan bagi umatnya, baik mukmin maupun kafir yang, Rasul inginkan keimanan mereka.
Sifat Rasulullah yang demikan mengindikasikan, bahwa Nabi Muhammad mempunyai rasa kasih sayang dan kepekaan teramat dalam dan menyeluruh sebagai seorang pemimpin. Rasulullah menjadi pemimpin yang memiliki sifat melayani serta memiliki rasa kasih sayang dan perhatian kepada mereka yang dipimpinnya.
Melansir Tafsir Web, Rasulullah diutus dari kalangan kaum sendiri, dalam hal ini bangsa Arab, sehingga sosoknya tidak asing bagi masyarakat. Sangat berat terasa olehnya (Rasulullah) penderitaan yang kamu alami baik derita lahir maupun batin.
Rasulullah sangat menginginkan kebaikan, kabahagiaan dan keselamatan bagimu, yakni bagi kamu semua baik yang muslim maupun yang kafir, dia sangat penyantun dan penyayang, yakni memberi kebaikan secara melimpah melebihi kebutuhan maupun sesuai kebutuhan terhadap orang-orang yang beriman.
(bal)