LANGIT7.ID-, Jakarta - - Tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah (
PTMA) berhasil masuk dalam daftar 25
universitas Islam terbaik di dunia berdasarkan pemeringkatan uniRank. Capaian ini memperkuat posisi Muhammadiyah sebagai salah satu
organisasi Islam yang konsisten membangun sistem pendidikan tinggi berkualitas dan berdaya saing global.
Berikut daftar tujuh kampus Muhammadiyah-Aisyiyah yang masuk dalam pemeringkatan dunia:
Baca juga: PTMA Penting untuk Kuatkan Mental Kewirausahaan Mahasiswa1. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (
UMSU) – peringkat 1
2. Universitas Muhammadiyah Surabaya (
UMSurabaya) – peringkat 5
3. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (
UMY) – peringkat 7
4. Universitas Muhammadiyah Jakarta (
UMJ) – peringkat 8
5. Universitas Ahmad Dahlan (
UAD) – peringkat 17
6. Universitas Muhammadiyah Malang (
UMM) – peringkat 19
7. Universitas Muhammadiyah Surakarta (
UMS) – peringkat 22
Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bambang Setiaji, mengatakan prestasi tersebut merupakan buah dari pengelolaan perguruan tinggi berbasis wakaf atau nirlaba yang selama ini diterapkan Muhammadiyah.
Baca juga: 172 Kampus PTMA Kompak Gelar Aksi Bela PalestinaMenurutnya, sistem tersebut memungkinkan seluruh hasil usaha dikembalikan untuk pengembangan kampus, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya akademik.
"Pemupukan dana sangat penting untuk jangka panjang suatu universitas. Dana tersebut nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tenaga akademisi," ujar Bambang seperti dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Rabu (29/7/2026).
Ia menambahkan, sistem pendidikan yang dibangun Muhammadiyah tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga membentuk kultur kampus yang melahirkan mahasiswa berkarakter mandiri, inovatif, adaptif, dan siap menghadapi perubahan zaman.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Ahmad Muttaqin mengapresiasi capaian tujuh PTMA tersebut, sekaligus mengingatkan bahwa pemeringkatan bukanlah tujuan akhir.
Menurut Ahmad Muttaqin, uniRank lebih banyak menilai aspek popularitas sehingga PTMA tetap harus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, dampak riset, internasionalisasi, dan reputasi akademik agar mampu bersaing di tingkat global.
"Kita bersyukur dari 165 PTMA, sebanyak 21 di antaranya telah meraih predikat unggul. Namun, masih banyak aspek yang perlu terus ditingkatkan," katanya.
Baca juga: PTMA Berlomba Lahirkan Guru Besar, Kali Ini UM Surabaya Kukuhkan Didin Fatihudin Muttaqin juga menegaskan pentingnya menyiapkan lulusan yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI).
Karena itu, Muhammadiyah terus menyesuaikan kurikulum agar lulusan PTMA memiliki kemampuan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Ke depan, Muhammadiyah akan memperkuat kolaborasi antar-PTMA untuk meningkatkan reputasi internasional. Kampus yang telah meraih predikat unggul akan didorong menembus berbagai pemeringkatan dunia, dengan harapan pada masa mendatang ada PTMA yang mampu masuk 100 besar, bahkan menjadi universitas terbaik di dunia.
Prestasi tersebut membuktikan bahwa Muhammadiyah terus memperkuat perannya dalam menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing global, serta berkontribusi mencetak generasi berilmu, berkarakter, dan berkemajuan.
(est)