Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 23 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Santri Diharap Jadi Garda Terdepan Pengembangan Wakaf

fajar adhitya Ahad, 24 Oktober 2021 - 22:10 WIB
Santri Diharap Jadi Garda Terdepan Pengembangan Wakaf
Santri diharap jadi garda terdepan pengembangan wakaf. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Santri diharap jadi garda terdepan pengembangan wakaf. Hal ini disampaikan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Tarmizi Tohor, dalam peringatan Hari Santri 2021.

Menurut data Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag per 18 Oktober 2021, jumlah santri dan santriwati di Indonesia sebanyak 4.009.692 jiwa.

“Banyaknya jumlah santri di Indonesia sangat potensial bila diedukasi untuk melaksanakan gerakan wakaf uang,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Sabtu (23/10/2021).

Direktur mencontohkan, jika setiap santri dianjurkan melaksanakan gerakan wakaf uang sebesar Rp5 ribu per orang, satu bulannya akan terkumpul Rp20,49 miliar dan Rp240 miliar untuk satu tahun. Jumlah tersebut, lanjut Direktur dapat membiayai dan mengembangkan 10 sektor potensi ekonomi yang dimiliki pesantren di Indonesia.

“Sehingga nantinya dapat menjadi aset abadi pondok pesantren serta dapat membiayai seluruh kebutuhan operasional pesantren dan mendukung kemandirian pondok,” ujarnya.

Direktur mengatakan, menurut data Ditjen Pendis Kemenag per 18 Oktober 2021, 10 potensi ekonomi yang dimiliki pesantren adalah maritim, agrobisnis, vokasional, UMKM, peternakan, perkebunan, teknologi, kesehatan, olahraga, dan seni budaya.

“Sehingga melalui gerakan wakaf uang santri dopat berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 23 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)