LANGIT7.ID-, Jakarta - - Laman resmi
Kementerian Komunikasi Digital (Kemkomdigi) sempat mengunggah kisah Susanah, wanita yang disebut Presiden Prabowo Subianto mendapat upah Rp 700.000 per Kilogram dari pekerjaannya mengupas bawang. Namun kini, artikel tersebut diturunkan alias menghilang dari laman Kemkomdigi.
Dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan dan Sidang Besama MPR, DPR, dan DPD, Presiden Prabowo menyampaikan sekaligus memperkenalkan Susanah yang hadir di sana. Ia menyebut, Susanah mendapat upah Rp700 ribu/Kg dari bawang yang dikupasnya.
"Hari ini, hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian, mengupas bawang dengan upah Rp700.000 per kilogram. Program Keluarga Harapan dan program sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya," kata Prabowo di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
![Kemkomdigi Sempat Unggah Kisah Pengupas Bawang yang Disebut Prabowo Dibayar Rp700 Ribu/Kg, Kini Menghilang]()
Sontak hal ini menjadi viral. Potongan video saat Prabowo mengucapkan hal tersebut tersebar luas di media sosial, warganet mempertanyakan kebenaran akan hal itu, serta tak sedikit pula yang menjadikannya bahan candaan.
Sementara itu, Kemkomdigi mengunggah artikel di website-nya yaitu tentang kisah Susanah yang mendapat upah Rp700 per kilo dari pekerjaannya menjahit kain majun.
Baca juga: Presiden Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas Bagi WNI BertalentaDalam artikel yang diunggah di laman Komdigi, dengan link https://www.komdigi.go.id/berita/artikel-gpr/detail/kisah-susanah-yang-disebut-presiden-pkh-hingga-mbg-bantu-ekonomi-keluarganya tertulis bahwa Susanah yang berasal dari Cileungsi, Kabupaten Bogor itu merupakan penjahit kain majun dan bekerja di Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, Susanah mengerjakan berbagai pekerjaan. Oagi hari ia menjahit kain majun, yakni kain perca atau potongan sisa bahan yang dimanfaatkan sebagai lap pembersih," tulis artikel di website Kemkomdigi tersebut, melansir dari Radar Bogor, Minggu (16/8/2026).
![Kemkomdigi Sempat Unggah Kisah Pengupas Bawang yang Disebut Prabowo Dibayar Rp700 Ribu/Kg, Kini Menghilang]()
"Jam 7 (pagi) menjahit sampai siang," kata Susanah di Cileungsi, Bogor, dalam wawancara dengan Badan Komunikasi Pemerintah RI.
Dari menjahit kain majun, disebutkan perempuan berusia 38 tahun itu mendapatkan upah Rp700 untuk setiap kilogram kain yang selesai dijahit. Dalam sehari, ia mampu mengerjakan sekira 20 kilogram kain majun.
Baca juga: Presiden Tegur Pejabat TNI dan Polri Soal 1.000 Tambang Ilegal: Masa Nggak Tahu, Usut!Namun saat hari libur, jumlah kain yang dikerjakan Susanah Bersama ibu-ibu lainnya bisa mencapai 50 kilogram.
Pekerjaan tersebut dijalani Susanah hingga siang hari. Sekira pukul 13.00, ia mengerjakan pekerjaan lainnya yaitu di dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Di sana Susanah bekerja sebagai pencuci ompreng untuk mendapatkan tambahan penghasilan keluarganya.
Kini, artikel tentang Susanah di laman Kemkomdigi tersebut menghilang. Tak ada lagi kisah Susanah yang bisa diakses masyarakat melalui laman tersebut.
(lsi)