LANGIT7.ID, Jakarta - Forum Bisnis atau FORBIS IKPM Gontor menyiapkan 100 produk karya santri untuk menyambut satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor. Forum itu didirikan pada 2016 silam untuk memberi wadah bagi alumni Gontor yang berkiprah di bidang bisnis.
Saat ini, Forbis memiliki 18 cabang di seluruh Indonesia dengan 500 anggota yang terdaftar secara resmi. Ragam usaha anggota Forbis seperti kuliner, fashion, travel umroh dan haji, bengkel, dan jasa perawatan otomotif, penerbitan, agribisnis, industri kreatif, konstruksi dan pengembangan perumahan, sektor atau manufaktur serta berbagai bidang usaha lain.
Menuju 100 Tahun Gontor (1926-2026), Forbis mengadakan silaturahmi antar anggota dan alumni, khususnya yang bergerak di bidang produksi dengan agenda 100 Produk Unggulan Forbis. Kegiatan ini berlangsung Sabtu, 23 Oktober 2021 di Cirebon.
Baca Juga: Menelusuri Jejak Jalur Dakwah Pendiri Gontor di Palembang dan Sumbagsel
Ketua Umum Forum Bisnis IKPM Gontor, H Agus Maulana, mengatakan, saat ini, ada banyak produk yang dihasilkan oleh para pengusaha anggota Forbis dan alumni Gontor tersebar dalam berbagai jenis kategori produk.
“Jumlah produk bisa mencapai ribuan. Mulai dari skala home industry sampai skala manufaktur,” kata Agus dikutip laman Gontornews, Senin (25/10/2021).
Dalam silaturahmi tersebut, Forbis juga merumuskan kategori unggulan dari sebuah produk atau bisnis dengan berbagai parameter. Sebuah produk unggulan harus memenuhi berbagai persyaratan mulai dari aspek kualitas, perizinan produk, pembukuan akuntansi usaha, pengelolaan SDM, marketing, hingga proses produksi.
100 produk yang terpilih diharapkan jadi role model bagi produk-produk lainnya ke depan. Produk itu bisa menjadi rujukan bagi para pengusaha yang belum memenuhi persyaratan unggulan pada saat ini. Akan terjadi
multiplier effect dari 100 Produk Unggulan Forbis ini.
Baca Juga: Cerita Walikota Depok Dibotak Saat Nyantri di Gontor
Pertama, 100 Produk Unggulan ini akan menjadi sebuah kebanggaan bagi Gontor dan bagi Indonesia. Produk santri, produk anak bangsa yang diharapkan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Punya kualitas dan daya saing yang kuat. Hal tak kalah penting, produk ini bisa mendapatkan ruang dan
support dari negara ditengah gempuran produk luar atas nama perdagangan bebas. Harus ada keberpihakan terhadap produk santri dan anak bangsa ini.
Kedua, 100 Produk Unggulan ini akan menjadi inspirasi bagi para pengusaha pemula untuk terus belajar, bekerja keras dan berinovasi menghasilkan ide bisnis dan produk unggulan lainnya. Virus e
ntrepreneurship (kewirausahaan) harus terus ditularkan dan dikembangkan di kalangan generasi muda, agar punya kemandirian ekonomi di masa depan.
Ketiga, 100 Produk Unggulan ini akan memberikan motivasi bagi produk-produk lain agar terus bekerja keras mencapai kualifikasi unggulan sesuai dengan kriteria dan parameter yang ada. Proses ini tentu merupakan upaya
scale up bisnis, membuat suatu perusahaan kecil menjadi lebih besar, mempunyai sistem bisnis yang lebih mapan dan tentunya menghasilkan keuntungan yang lebih banyak.
Baca Juga: KH Hasan Gontor: Bukan Hanya Haji, Dagang Juga Harus Mabrur
“Dari situ akan muncul pelatihan-pelatihan yang lebih terarah, mentoring dan pendampingan bisnis oleh pengusaha yang sudah mencapai standard unggulan, sharing dan
transfer knowledge sesama pengusaha terkait berbagai aspek pengembangan produk dan bisnis,” kata Agus.
Keempat, 100 Produk Unggulan ini akan memberikan peluang dan potensi dalam berbagai aspek. Mulai dari peluang pasar, dengan terbukanya peluang distribusi keagenan, reseller, kemitraan maupun format perluasan marketing lainnya. Peluang supply bahan baku dengan kualitas dan harga kompetitif, peluang kemitraan, Kerjasama bisnis dan format sinergi kolaborasi lainnya dengan prinsip prinsip profesionalisme bisnis.
Kelima, 100 Produk Unggulan ini akan membuka peluang sinergi dan kolaborasi jumbo yang melibatkan pengusaha-pengusaha yang Amanah dan teruji secara bisnis, menghasilkan skala bisnis yang lebih besar serta jangkauan pasar yang lebih luas, termasuk peluang ekspor ke mancanegara.
“Masih banyak
multiplier effect lainnya yang akan muncul dari gagasan 100 Produk Unggulan Forbis menyambut 100 tahun Gontor ini. Selamat ber
tajammuk,” kata Agus.
Baca Juga: Alumni Gontor Gagas Forum Mubaligh, KH Hasan Sahal: Mubaligh Harus Membasuh Kelelahan Ummat(jqf)