LANGIT7.ID, Jakarta,- - Isu mengenai rencana
Haji Isam membeli saham PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) dibantah oleh
Jhonlin Group. Informasi yang menyebut pengusaha tersebut telah menyiapkan dana Rp10 miliar untuk memborong saham BLTA ditegaskan sebagai
hoaks.
Kuasa hukum
Jhonlin Group, Junaidi Tirtanata, mengatakan tidak ada dasar hukum maupun data akurat yang mendukung informasi tersebut. Ia juga menegaskan tidak ada pernyataan resmi dari manajemen
Jhonlin Group maupun pihak berkepentingan terkait rencana pembelian saham BLTA.
Baca juga: BCA Bantah Rumor Haji Isam Akuisisi Saham BBCA: Itu Tidak Benar!Isu Haji Isam Borong Saham BLTA DibantahJunaidi menyampaikan bantahan tersebut pada Minggu (27/9/2026). Menurut dia, informasi mengenai rencana
Haji Isam memborong saham PT Berlian Laju Tanker Tbk tidak pernah disampaikan secara resmi oleh pihak Jhonlin Group.
"Informasi tentang
Haji Isam akan memborong saham PT Berlian Laju Tanker, bahkan disebut sudah disiapkan Rp10 miliar, jelas hoaks. Tidak memiliki dasar hukum serta tidak berbasiskan data yang akurat," tegas Junaidi Tirtanata, Minggu (27/9/2026).
Informasi yang dibantah tersebut sebelumnya dimuat dalam sebuah berita di Kompasiana pada Jumat (25/9/2026). Berita itu memuat foto Haji Isam bersama Presiden Komisaris BLTA, Hadi Surya alias Wang Jingqi.
Dalam pemberitaan tersebut juga disebutkan bahwa Haji Isam telah menyiapkan dana Rp10 miliar untuk membeli saham BLTA. Selain itu, terdapat informasi mengenai rencana pertemuan antara para pemimpin industri yang disebut akan berlangsung pada 22 Oktober 2026.
Jhonlin Group memastikan informasi tersebut bukan berasal dari pernyataan resmi perusahaan.
Baca juga: Haji Isam Siap Kuasai 10 Miliar Saham Bayan Resources, Transaksi Masih BersyaratJhonlin Minta Masyarakat Cermati Informasi SahamJunaidi kembali menegaskan bahwa kabar mengenai Haji Isam yang akan membeli saham BLTA merupakan hoaks. Ia menyamakan isu tersebut dengan informasi sebelumnya yang menyebut Haji Isam akan mengakuisisi Bank BCA.
"Sekali lagi kami sampaikan, informasi bahwa Haji Isam akan membeli saham BLTA adalah hoaks. Seperti halnya beberapa waktu lalu, Haji Isam dikabarkan bakal mengakuisisi BCA juga hoaks," ungkapnya.
Ia meminta masyarakat tidak begitu saja mempercayai informasi yang beredar melalui media sosial maupun berbagai platform digital, terutama jika informasi tersebut tidak disertai sumber resmi yang dapat diverifikasi.
Menurut Junaidi, kehati-hatian diperlukan agar masyarakat tidak mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang belum memiliki dasar yang jelas.
"Kami berharap masyarakat tidak mudah memercayai informasi yang beredar, melalui medsos maupun platform digital, apabila tidak disertai sumber resmi yang dapat diverifikasi," tandasnya.
Isu Disebut Berpotensi Memicu Spekulasi SahamSelain membantah informasi tersebut, pihak Jhonlin Group juga menyinggung kemungkinan munculnya isu mengenai ekspansi bisnis Haji Isam untuk kepentingan spekulasi harga saham.
Baca juga: Selain Punya Harta Triliunan, Anak Haji Isam Ternyata Gemar Mobil BMW LimitedDalam keterangannya, isu semacam itu disebut bisa saja sengaja diembuskan untuk menciptakan spekulasi harga saham secara ilegal atau yang dikenal dengan istilah pom-pom saham.
Narasi tersebut juga dikaitkan dengan penggunaan nama besar Haji Isam untuk memperoleh keuntungan bagi pihak tertentu. Namun, keterangan tersebut disampaikan sebagai kemungkinan dan tidak disertai penetapan bahwa isu mengenai saham BLTA memang dibuat untuk tujuan tersebut.
Dengan demikian, Jhonlin Group menegaskan bahwa informasi mengenai rencana Haji Isam membeli atau memborong saham PT Berlian Laju Tanker Tbk, termasuk kabar mengenai dana Rp10 miliar dan agenda pertemuan pada 22 Oktober 2026, tidak berasal dari pernyataan resmi manajemen Jhonlin Group.(*)
(est)