Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW Persis) DKI Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam mengoptimalkan pengelolaan dan pengembangan aset jam'iyah. Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan silaturahmi antara pengurus PW Persis DKI Jakarta bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persis, Al-Ustaz Jeje Zaenudin, belum lama ini.
Pertemuan tersebut berfokus pada upaya memakmurkan tanah wakaf Islamic Center Persis Jakarta yang berlokasi di kawasan strategis ibu kota. Kolaborasi lintas jenjang kepemimpinan—mulai dari Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah, hingga Pimpinan Cabang, baik di dalam maupun di luar Jakarta—dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan kawasan tersebut.
Ketua PW Persis DKI Jakarta, Al-Ustaz Sofyan Munawwar, menegaskan pentingnya penyusunan peta jalan yang terintegrasi demi mewujudkan kawasan Islamic Center yang produktif dan berdampak luas bagi umat.
Menurut Ustaz Sofyan, amanah tanah wakaf Islamic Center Persis Jakarta ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi bersama di seluruh tingkatan jam'iyah. Oleh karena itu, PW Persis DKI Jakarta bersama Pimpinan Pusat berkomitmen merumuskan Rencana Strategis (renstra) Tatakelola, Pengembangan, dan Pemanfaatan Islamic Center.
Baca Juga: Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 57: Nikmat Awan, Manna, dan Salwa
"Target besar kita adalah menjadikannya sebagai pusat dakwah, pendidikan kaderisasi, pelayanan umat, sekaligus pilar kemandirian ekonomi jam'iyah," ujar Ustaz Sofyan.
Ia menjelaskan bahwa langkah pengembangan kawasan ini sejatinya telah dirintis secara bertahap. Sejak tahun 2016, PP Persis berkolaborasi dengan PW Persis DKI Jakarta memperluas area wakaf dengan membebaskan tanah Wang Fung seluas 1.800 meter persegi untuk mendukung perluasan fasilitas Islamic Center.
Saat ini, kawasan Islamic Center Persis Jakarta telah mengintegrasikan berbagai pusat kegiatan strategis jam'iyah dan pelayanan publik, seperti Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Islam (STAIPI) Jakarta dan Ma'had Utsman sebagai pusat pendidikan, BMT sebagai laboratorium ekonomi umat, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Persis untuk pelayanan sosial, PT Karya Imtaq yang mengelola penyelenggaraan umrah dan haji khusus, serta masjid sebagai sentra peribadatan dan pembinaan spiritual umat.
"Keberadaan berbagai lembaga tersebut akan terus diperkuat dan diselaraskan agar keberadaan Islamic Center Persis Jakarta tidak hanya menjadi simbol fisik keberadaan jam'iyah, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas," tutur Ustaz Sofyan.
Baca Juga: Di Dubai, Sebutan Ibu Rumah Tangga Diganti Menjadi Pembentuk Generasi
