Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 23 Oktober 2026
home lifestyle muslim detail berita

Jadi Relawan Karhutla, Zaskia Adya Mecca Tak Berhenti Menangis

esti setiyowati Jum'at, 23 Oktober 2026 - 13:08 WIB
Jadi Relawan Karhutla, Zaskia Adya Mecca Tak Berhenti Menangis
Jadi Relawan Karhutla, Zaskia Adya Mecca Tak Berhenti Menangis. Foto: Instagram
LANGIT7.ID-Palangkaraya; - Di tengah kepungan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ada warga yang harus terus bertahan menjalani hari-hari dalam kondisi udara yang tidak sehat. Situasi inilah yang dirasakan langsung oleh artis Zaskia Adya Mecca saat turun menjadi relawan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Zaskia membagikan kisah yang menyentuh sekaligus menggambarkan beratnya kondisi yang dihadapi masyarakat terdampak karhutla. Kali ini, pengalaman di lapangan membuatnya begitu emosional hingga tak kuasa menahan tangis.

Baca juga: Di Balik Sidang Tertutup Anak Zaskia Adya Mecca, Ada Kisah yang Menyentuh

“Maaf banget nangis mulu, selama ku turun ke lapangan kok ini rasanya paling emosional ya?! 4 bulan masih kaya begini dan belum tau kapan akan selesai,” tulis Zaskia dalam unggahannya.

Bagi Zaskia, situasi yang dilihatnya secara langsung bukanlah sesuatu yang mudah diterima. Ia menggambarkan kondisi udara di Palangka Raya begitu pekat oleh asap, bahkan terasa sangat tidak layak untuk ditinggali.

Yang membuatnya semakin terpukul, warga setempat justru menyebut kondisi udara saat itu sudah lebih baik dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Bagaimana lebih baik? Buat aku ini pekat banget asapnya. Aku melihat langsung betapa seriusnya situasi ini. Betapa beratnya situasi ini. Dan mereka (warga) sudah menjalani ini selama empat bulan,” ungkapnya.

Perbedaan cara pandang tersebut menjadi gambaran betapa panjang dan melelahkannya perjuangan warga menghadapi karhutla.

Bagi Zaskia yang baru menyaksikan kondisi itu secara langsung, pekatnya asap terasa begitu mengkhawatirkan. Sementara bagi warga setempat, kondisi yang dianggap lebih baik itu belum tentu berarti keadaan sudah aman.

Empat bulan bukanlah waktu yang singkat untuk hidup dalam ketidakpastian, terlebih ketika udara yang dihirup sehari-hari masih diselimuti asap dan akhir dari bencana belum diketahui.

Baca juga: Cerita Safar Zaskia Adya Mecca: Diterpa Ujian hingga Dijamu Ustaz Khalid Basalamah di Mekkah

Melalui pengalamannya, istri Hanung Bramantyo ini juga mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah lain untuk lebih bersyukur. Ia mengingatkan bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan menikmati udara yang lebih bersih dan menjalani aktivitas sehari-hari tanpa harus dihantui dampak kebakaran.

Relawan Mandiri, Bergerak dengan Uang Patungan

Di balik kisah emosionalnya, Zaskia juga membagikan cerita tentang perjuangan para relawan mandiri yang berasal dari masyarakat terdampak karhutla. Mereka bergerak secara swadaya dengan satu tujuan sederhana, yakni membantu warga sekitar dan mencegah api meluas.

Perjuangan para relawan tersebut berlangsung dengan keterbatasan. Menurut cerita yang dibagikan Zaskia, mereka tidak memiliki peralatan yang memadai untuk menghadapi kebakaran. Bahkan, kebutuhan bahan bakar untuk mengoperasikan mesin pemadam harus dipenuhi melalui uang patungan.

Besarnya bantuan yang diberikan tidak ditentukan oleh jumlah uang yang dimiliki. Setiap orang menyumbang sesuai kemampuan, selama masih bisa digunakan untuk membantu upaya pemadaman.

Baca juga: Zaskia Adya Mecca Ungkap Kondisi Mencekam Menuju Global March to Gaza

“Yah kita patungan seadanya dikantong. Ada yang 5ribu, 15ribu, seadanya lah yang penting bisa bermanfaat jagain api ga semakin kemana2. Standby juga kita kalo ada yang kabarin api nyala, jam 3 subuh juga kami bergerak,” demikian cerita relawan yang dibagikan Zaskia.

Tidak ada gambaran tentang kemewahan dalam perjuangan mereka. Yang ada adalah kepedulian, keterbatasan, dan kesediaan untuk saling membantu ketika lingkungan tempat tinggal mereka sendiri sedang menghadapi ancaman.

View this post on Instagram

A post shared by Zaskia Adya Mecca (@zaskiadyamecca)



(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 23 Oktober 2026
Imsak
04:02
Shubuh
04:12
Dhuhur
11:41
Ashar
14:51
Maghrib
17:49
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan