LANGIT7.ID - Biaya tagihan listrik menjadi salah satu pengeluaran terbesar rumah tangga. Apalagi di masa pandemi Covid 19 ketika orang banyak menghabiskan waktu di rumah.
Beberapa alat elektronik seperti TV, komputer dan pendingin ruangan adalah beberapa perangkat rumah yang menyedot konsumsi listrik dan menyumbang pembengkakkan tagihan.
Lalu apa yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi biaya tagihan listrik rumah? Berikut tips yang sudah Langit7 rangkum.
1. Cabut alat elektronik yang tidak digunakanMembiarkan steker menancap di setop kontak merupakan kebiasaan yang salah meskipun peralatan tersebut sedang tidak digunakan. Mulai sekarang, biasakan untuk selalu mencabut steker dari stop kontak apabila sedang tidak dipakai.
Hal ini penting dilakukan karena peralatan listrik mengkonsumsi energi bahkan saat Anda tidak menggunakannya. Mesin cuci, dan TV adalah contoh alat elektronik yang kerap tercolok meski posisi tidak digunakan.
Cara ini juga menghindari kerusakan dan arus pendek pada alat elektronik yang kita miliki. Nyalakan lampu hanya saat ruangan dipakai dan matikan setelahnya.
2. Maksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara alamiPenggunaan AC juga menjadi faktor yang membuat berat tagihan listrik. Terlalu bergantung pada pendingin ruangan juga tidak baik, terutama saat pandemi Covid-19 yang menyerang sistem pernafasn. Sekali virus masuk, ia mudah tersebar merata hingga sudut rumah.
Untuk opsi yang lebih hemat biaya, bisa mempertimbangkan menggunakan kipas angin, saat cuaca di luar rumah sangat panas. Lebih baik lagi untuk lebih memanfaatkan sirkulasi udara alami dari ventilasi dan jendela rumah.
Memperbaiki sirkulasi udara di hunian bisa menjadi langkah penghematan. Ventilasi dan jendela bermanfaat pula sebagai akses pengoptimalan cahaya masuk untuk mengurangi penggunaan lampu pada siang hari.
3. Beralih ke perangkat hemat energiLangkah selanjutnya adalah mulai beralih menggunakan perangkat elektronik yang lebih hemat energi seperti lampu LED yang mengonsumsi lebih sedikit daya.
Menggunakan layanan listrik pra-bayar juga salah satu opsi. Ini bisa lebih mudah mengontrol pengeluaran listrik.
Namun yang berlangganan listrik pasca bayar, agar kantong tidak jebol akibat pemakaian yang tak terkontrol, dianjurkan berinvestasi dengan membeli alat Electricity Usage Monitor.
Meskipun harganya relatif lebih mahal, namun peralihan ke perangkat hemat energi bisa dihitung sebagai investasi untuk jangka panjang
(arp)