LANGIT7.ID, Jakarta - Sebuah monumen Alquran berdiri megah di halaman Masjid Islamic Center, Padang Panjang, Sumatera Barat. Daya tarik Monumen Alquran ini ialah replika Alquran raksasa seberat 250 kilogram.
Monumen Alquran ini diharapkan bisa menjadi magnet tersendiri bagi warga kota maupun masyarakat luar Padang Panjang yang berkunjung ke Masjid Islamic Center. Monumen Alquran digadang-gadang bakal menjadi Ikon baru bagi kota yang berjuluk Serambi Makkah ini.
Monumen Alquran di Masjid Islamic Center Padang Panjang memuat filosofi surat As Shad ayat 6 sampai 36. Peresmian Monumen Alquran bertepatan dengan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXIX Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Kota Padang Panjang.
Baca Juga: 20 Pelaku UMKM di Demak Terima Zakat Bergulir dari Lazisma JatengPembuatan Monumen Alquran diawali dari ramah tamah Wali Kota, H. Fadly Amran, Datuak Paduko Malano bersama Ketua Alumni Angkatan 81 SMP Padang Panjang, Zulmawi Munir pada Februari 2021..
Zulmawi menyampaikan keinginan untuk menyumbangkan Patung Bundo Kanduang dan Patung Kuda, yang direncanakan terpasang di Lapangan Bancalaweh. Hal tersebut tidak mendapat dukungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang Panjang, dikarenakan kota ini dikenal sebagai Kota Serambi Makkah.
Baca Juga: Penting Diketahui, Ini Menu yang Baik Saat Sahur Puasa Senin-Kamis"Karena tidak mendapat dukungan MUI, muncullah ide Bapak Wako Fadly untuk membuat Monumen Alquran sewaktu beliau diundang dalam malewakan gala Datuak Saidi pada 10 Juni 2021 lalu," kata Zulmawi dikutip Senin (8/11/2021).
Pembicaraan Monumen Alquran dilanjutkan saat berkunjung ke rumah ahli ukir di Bantul, Yogyakarta, Yulhendri yang juga merupakan orang Padang Panjang. Ia merasa terpanggil untuk menyumbangkan karyanya di kampung halaman, dan diselesaikan selama empat bulan.
Baca Juga: Imam Besar Istiqlal: Penegakan Hukum Bagian dari Meneladani RasulPihak alumni berharap monumen ini merupakan langkah awal dari para alumni dari berbagai angkatan untuk ikut berpartisipasi terhadap kampung halaman. Dan bisa menjadi ikon Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah.
"Monumen ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya, dengan bertambahnya kunjungan wisatawan ke Islamic Centre. Harapan terakhir dari kami, agar monumen dapat dipelihara secara berkala. Karena umur ekonomis monumen ini diperkirakan 20 tahun," harap Zulmawi.
Baca Juga: Melirik Keindahan Masjid Saung yang Asri dan Nyaman(zhd)