LANGIT7.ID, Kopenhagen - KBRI Kopenhagen bersama kelompok lansia Ældre Sagen (kelompok lanjut usia) menggelar demo memasak nasi goreng sekaligus promosi pariwisata.
Dari rilis yang diterima Langit7, promosi wisata digelar di Ruang Pancasila KBRI Kopenhagen, Selasa (16/11) dengan dihadiri sebanyak 50 orang aggota grup Ældre Sagen dari distrik Glostrup, Copenhagen.
"Kegiatan promosi dibuka dengan pemutaran video singkat tentang pariwisata dan budaya Indonesia," tulis keterangan pers yang diterima Langit7, Rabu (17/11/2021).
Dalam promosi pariwisata ini, Tim Laugesen, pemilik usaha travel perjalanan asal Denmark Travel2Bali memberikan paparan tentang paket wisata yang memberikan fokus pada Bali, Lombok, dan Flores.
Baca juga:
Kemlu Ethiopia, Luncurkan Buku Dubes RI Al Busyra BasnurSelain paparan wisata, acara juga dimeriahkan dengan sesi demo masak yang dibawakan oleh Chef Giyanto dari Wisma Duta Besar RI Kopenhagen.
Chef Giyanto didapuk untuk mempraktikkan cara membuat nasi goreng kampung yang menjadi ciri khas Indonesia.
Nasi Goreng dipilih karena cukup sederhana proses pembuatannya dan semua bahan yang dibutuhkan dapat ditemukan mudah di Kopenhagen.
"Para tamu yang hadir terlihat sangat antusias dengan rangkaian kegiatan tersebut. Dalam sesi demo masak, pengunjung terlihat semangat mempelajari setiap proses memasak nasi goreng khas Indonesia," tulis rilis tersebut.
Suasana juga semakin gayeng saat sejumlah peserta maju ke panggung dan berkumpul di sekitar meja demo, mencatat dengan teliti, hingga langsung mengambil video.
Baca juga:
DWP KBRI Tokyo Promosikan Batik Indigo dari IndonesiaKegiatan diakhiri dengan makan siang bersama dengan beberap menu khas Indonesia seperti nasi goreng, berbagai jenis sate, tempe bacem, aneka sambal, dan wedang jahe.
Saat paparan wisata, beberapa pengunjung yang pernah melakukan perjalanan wisata ke Indonesia mengaku rindu melakukan perjalanan kembali ke Indonesia. Sayangnya rencana mereka terhalang pandemi Covid-19.
Sementara beberapa pengunjung yang belum pernah ke Indonesia justru menjadi sangat tertarik untuk berlibur untuk merasakan keindahan Indonesia secara langsung dalam waktu dekat.
Apalagi, KBRI Indonesia juga kerap memberikan informasi terkait situasi Covid di Indonesia khususnya bagi kedatangan pagi pengunjung internasional.
Seperti diketahui Covid-19 kembali muncul di Denmark. Bahkan Pemerintah Denmark kembali mengkategorikan Covid-19 sebagai socially critical disease.
Pemerintah Denmark membatasi jumlah peserta sejumlah 200 orang (aktivitas dalam ruangan) dan 2000 orang (luar ruangan) termasuk kegiatan konser musik, bioskop, museum, pesta yang besar dengan banyak orang, kebun binatang, kolam renang, taman hiburan, konferensi, kegiatan kuliah, dan aktivitas keagamaan.
Data kasus Covid-19 per 16 November 2021 di Denmark yaitu 430.891 kasus positif dengan 2.781 korban meninggal. Rata-rata kasus baru harian selama November 2021 adalah 3000 orang, meningkat dari sekitar 500 kasus selama September 2021, saat penghapusan semua restriksi Covid-19.
Jumlah warga yang telah menerima vaksin dosis pertama adalah 4.532.372 orang (88% dari populasi yang diundang vaksin) dan 4.431.146 orang (87% dari populasi yang diundang vaksin) telah menerima vaksin tahap kedua.
(sof)