LANGIT7.ID - Wina - Austria kembali memberlakukan lockdown per Senin di tengah melonjaknya kasus positif dan kematian.
Kanselir Austria Alexander Schallenberg mengatakan penguncian nasional tersebut bertujuan menahan gelombang keempat Covid-19. Lockdown akan berlangsung selama 10 hari dengan kemungkinan perpanjangan.
Baca juga: Hampir 4 Bulan Lockdown, Muslim Australia Gelar Shalat Jumat Perdana"Lockdown akan berlangsung selama 10 hari hingga maksimal 20 hari" kata Schallenberg seperti dikutip dari The National News, Jumat (19/11/2021).
Dalam kesempatan tersebut Schallenberg juga mengumumkan mewajibkan vaksinasi di negara tersebut mulai 1 Februari 2022. Kebijakan ini membuat Austria menjadi negara Eropa pertama yang memberlakukan wajib vaksinasi.
Hingga sejauh ini, Austria menjadi salah satu negara terendah di Eropa Barat soal vaksinasi, baru mencapai 66 persen dari populasi yang telah divaksinasi lengkap. Sedangkan dilihat dari kasus positif, Austria menjadi yang tertinggi di Eropa. Tercatat ada 971,5 kasus per 100 ribu orang dalam sepekan.
Eropa saat ini kembali jadi pusat baru pandemi COVID-19, dengan jumlah kasus baru dan kematian akibat infeksi terus meningkat di sana. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, Eropa menyumbang dua juta kasus baru di pekan pertama November.
Artinya, jumlah tersebut merupakan yang terbesar sejak Eropa dilanda pandemi. Pada pekan pertama bulan ini, Eropa pun menyumbang 27 ribu kematian atau lebih dari separuh dari yang tercatat secara global.
Baca juga: PM Thailand Usulkan Bangkok dan Sekitarnya Lockdown(est)