Wabah Flu Burung Ditemukan di Slovakia, Prancis, dan Jerman
Garry Talentedo KesawaRabu, 24 November 2021 - 10:19 WIB
Ilustrasi matinya hewan jenis unggas akibat virus h5n1 atau flu burung. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7, Jakarta - Slovakia melaporkan wabah virus flu burung H5N1 yang sangat patogen pada unggas peliharaan. Kabar tersebut disampaikan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) yang berbasis di Paris, Selasa (23/11/2021).
Kasus tersebut dilaporkan menyusul sejumlah wabah di peternakan unggas di Eropa dan Asia dalam beberapa pekan terakhir. Pertanda, bahwa virus tersebut menyebar kembali dengan cepat.
OIE dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari otoritas Slovakia menyatakan, virus H5N1 terdeteksi pada 14 ekor unggas peliharaan di Dunajska Streda. Sebuah daerah yang berada di sebelah tenggara Bratislava.
Belanda pada Oktober memerintahkan peternak komersial untuk mengurung seluruh ternak mereka setelah kasus flu burung dilaporkan dari sebuah peternakan. Sementara, Prancis juga memperpanjang aturan yang mewajibkan penyimpanan ternak unggas di ruangan tertutup awal November ini. Sedangkan di Jerman turut melaporkan sejumlah wabah flu burung. (Sumber: Antaranews)
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”