LANGIT7.ID - , Jakarta - Hamdy Mansoru dan relawan lainnya di New Jersey membagikan kalkun panggang halal ke rumah pengungsi yang baru menetap.
Tahun ini, penerima makanan Thanksgiving tersebut adalah pengungsi dari Afghanistan yang berhasil meninggalkan negaranya setelah Taliban menguasai pemerintahan.
Program Thanksgiving dimulai dua tahun lalu oleh Cornerstone Counseling Marriage & Family Intervention, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Princeton, New Jersey, untuk mendukung keluarga yang membutuhkan, kata Direktur Pendirinya Suzy Ismail.
Baca juga: Kim Kardashian Bantu Tim Sepak Bola Putri Afghanistan Kabur dari TalibanSecara keseluruhan, 137 keluarga akan mendapatkan makanan yang dikirim ke rumah mereka untuk distribusi selama seminggu yang dimulai Selasa dan berakhir pada tanggal 30 November 2021.
“Kami ingin memastikan komunitas kami yang paling rentan memiliki rasa koneksi dan mengangkat mereka pada Thanksgiving, sehingga mereka merasa bahwa mereka adalah bagian dari komunitas juga,” kata Suzy Ismail.
Setiap keluarga mendapatkan kalkun 10 pon atau setara dengan 4,5 kg yang halal dengan isian kentang tumbuk, saus cranberry, dan sayuran yang dimasak di Douglass Pizzeria and Grill di Franklin Park, milik Mansour, suami Ismail. Mansour dan stafnya memasak makanan, sementara relawan membantu mengemas dan mengantarkannya.
Selama seminggu, mereka mengunjungi rumah-rumah di Elizabeth, Jersey City, Bayonne, Newark, Roselle dan Jackson. Makanan lain dijadwalkan akan dibawa ke Layanan Sosial Islam South Jersey pada hari Minggu untuk dibagikan kepada keluarga setempat yang membutuhkan.
Penerima manfaat ini termasuk pengungsi dari Suriah dan Irak dan orang-orang yang melarikan diri dari Afghanistan setelah Amerika Serikat (AS) mundur dan Taliban mengambil alih kendali.
AS dan mitra internasionalnya mengevakuasi 124.000 warga Afghanistan sejak pertengahan Agustus 2021, termasuk individu yang menghadapi risiko karena mereka bekerja untuk pasukan Amerika.
Kemudian sekitar 73.000 warga Afghanistan telah datang ke AS, sementara yang lain tetap berada di negara ketiga, menurut Departemen Luar Negeri AS. Badan-badan pemukiman kembali merelokasi ratusan ke perumahan di New Jersey.
Baca juga: Timnas Indonesia Kalah dari Afghanistan di Laga Uji CobaProgram makanan sesuai dengan misi kesehatan mental dan emosional Cornerstone, kata Ismail. Beberapa pengungsi mungkin menghadapi depresi atau kecemasan. Gagasan program memasak makanan besar atau meminta mereka mengunjungi dapur umum bisa terasa berlebihan.
Dia berharap makanan Thanksgiving memberi mereka kenyamanan. “Ide membawa makanan yang dimasak dari restoran sangat membantu kami untuk meningkatkan rasa bermartabat dan mendukung tema untuk terus mengangkat orang lain,” kata Ismail.
(est)