Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 18 Juni 2026
home global news detail berita

Satgas Covid-19 Jabarkan Mitigasi Berbagai Negara Cegah Omicron

Garry Talentedo Kesawa Selasa, 30 November 2021 - 20:30 WIB
Satgas Covid-19 Jabarkan Mitigasi Berbagai Negara Cegah Omicron
Ilustrasi varian baru virus Covid-19 omicron. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7, Jakarta - Sejumlah negara terjangkit varian baru Omicron (B.1.1.529) menerapkan langkah mitigasi beragam pada mobilitas penduduk untuk mengantisipasi lonjakan kasus. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

"Sebagian besar negara di dunia, terlebih yang sedang meningkat saat ini segera mengambil langkah antisipasi untuk mencegah varian Omicron ini untuk masuk dan menyebar semakin luas," kata Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia yang diikuti dari YouTube BNPB di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: WHO: Vaksin Penting Lawan Varian yang Dominan Beredar

Menurutnya, varian Covid-19 yang kali pertama dilaporkan berada di Afrika Selatan, Hongkong dan Botswana pada November 2021 tersbeut hingga saat ini menjangkit di Italia, Jerman, Belanda, Inggris, Australia, Kanada dan Israel. Dia menambahkan, langkah mitigasi yang dilakukan Pemerintah Italia berupa menelusuri kontak langsung kasus positif dengan riwayat perjalanan ke negara-negara yang terjangkit.

Tidak hanya itu, Negeri Pizza juga meningkatkan kapasitas penelusuran kontak secara umum serta meningkatkan cakupan whole genome sequencing (WGS) agar semakin cepat mendeteksi keberadaan varian Covid-19. Dia mengatakan, Pemerintah Jerman melarang perjalanan dari negara di Afrika kecuali kedatangan bagi warga negaranya. Selain itu warga negara yang pulang dari negara di Afrika wajib melakukan karantina selama 14 hari.

"Belanda memberlakukan kebijakan testing bagi seluruh pelaku perjalanan dari Afrika Selatan serta melakukan WGS pada semua pelaku perjalanan dari wilayah Afrika yang sudah masuk ke negaranya. Inggris melakukan isolasi dan tes ulang bagi pelaku perjalanan yang positif Omicron serta menutup pintu kedatangan bagi pelaku perjalanan dari negara di Afrika," katanya.

Baca Juga: Ancaman Omicorn, Anggota DPR Minta Perlindungan PMI di Hongkong

Pemerintah Australia memberlakukan karantina 14 hari bagi warga yang baru pulang dari sembilan negara di Afrika serta mengkaji kebijakan kedatangan untuk pekerja imigran dan pelajar internasional. "Inggris juga perlakukan wajib masker dan mewajibkan testing bagi pelaku perjalanan internasional," ucapnya.

Wiku mengatakan, Pemerintah Kanada menutup kedatangan bagi pelaku perjalanan dengan riwayat singgah di Afrika selama 14 hari terakhir dan bagi yang baru pulang dari negara di Afrika wajib dikarantina. Sedangkan Pemerintah Israel memberlakukan daftar merah pada 50 negara di Afrika bahkan melarang masuknya WNA dari semua negara.

Selain itu Israel juga memberlakukan karantina untuk seluruh warganya, melakukan testing pada 800 pelaku perjalanan yang baru pulang dari negara di Afrika dan pengawasan warga melalui aplikasi telepon genggam. "Selain negara-negara yang di atas, ada juga beberapa negara lain yang memberlakukan kebijakan pengetatan," katanya.

Baca Juga: Antisipasi Varian Omicron, Jepang Kembali Larang Masuk Warga Asing

Negara yang dimaksud adalah Jepang yang mengambil langkah tegas dengan melarang kedatangan seluruh warga negara asing meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus Omicron di negara tersebut. "Kemudian Taiwan yang sudah menerapkan pembatasan border atau wilayah perbatasan negara yang sangat ketat dan tidak berencana untuk mengubah kebijakannya terhadap adanya varian Omicron," katanya.

Sementara Singapura dan Malaysia yang sudah menutup negaranya hampir 2 tahun, kata Wiku, mulai memperbolehkan kedatangan warga negara asing yang sudah di vaksin lengkap. "Meskipun demikian, kedua negara ini mempertimbangkan penutupan border kembali setelah ditetapkannya varian Omicron sebagai VOC oleh WHO," katanya. (Sumber: Antaranews)

Baca Juga:

13 Kasus Varian Omicron Terdeteksi di Belanda

WHO: Tingkat Penularan Varian Omicron Belum Terbukti


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 18 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)