LANGIT7.ID - Kematian merupakan suatu hal yang pasti terjadi pada setiap makhluk bernyawa. Tentu saja setiap muslim mendambakan wafat dalam keadaan husnul khatimah. Rasulullah SAW memberikan teladan agar istiqomah dalam kebaikan dan memperbanyak doa memohon husnul khatimah.
Doa tersebut di antaranya:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِمَهُ ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ
Allahummaj'al khayra 'umri akhirahu, wakhaira 'amali khawatimahu, wa khaira ayyami yauma al-qaka.
Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan jadikan sebaik-baik amalku pada akhir hayatku, dan jadikan sebaik-baik hariku pada saat aku bertemu dengan-Mu (di hari kiamat). (HR Ibnu As-Sunni).
Dai kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH) membeberkan beberapa amalan yang bisa dilakukan seorang muslim agar meninggal dengan tenang dan husnul khatimah. Dapat meninggal dengan tenang dan husnul khatimah merupakan hadiah terindah dari Allah Ta’ala kepada hamba-Nya.
UAH menjelaskan, seseorang akan menemui ajalnya berdasarkan kebiasaan yang dilakukan semasa hidup. Orang yang sering berbuat baik, beribadah, dan berdzikir di masjid maka Allah akan mencabut nyawanya dalam kondisi seperti itu.
Demikian pula sebaliknya. Orang yang menghabiskan hidup dengan bermaksiat, jika tidak bertaubat, akhir hidupnya akan seperti itu pula. Maka UAH mengimbau agar umat Islam selalu berbuat kebaikan dan menghilangkan angan-angan ingin berbuat maksiat. Tak seorang pun tak kapan ajalnya tiba.
Begitu kematian datang, Allah akan mendekatkan dan menampakkan semua yang telah diperbuat semasa hidup di dunia. Itu menjadi balasan awal untuk menunjukkan kepada manusia bahwa ganjaran setiap perbuatan itu nyata.
“Makanya terkadang ada seseorang yang di akhir hayatnya seringkali melakukan sesuatu yang membuat kita mampu memahaminya. Ada yang teriak-teriak, ketakutan, dan sebagainya,” kata UAH dikutip kanal youtube Adi Hidayat Official, Senin (29/11/2021).
“Maka kalau ingin tenang biasakan yang baik-baik; shalat, baca Qur’an. Maka panggilan wafatnya pun tenang. Yang ditampakkan Allah adalah keindahan surga hingga saat nyawa dicabut tidak terasa,” ucap UAH.
Sementara Almarhum Syekh Ali Jaber dalam buku ‘Amalan Paling Menakjubkan-20 Kiat Menuju Kebahagiaan Hidup’ terbitan 2021 menyebutkan, ada satu amalan yang jika dilakukan akan membantu seseorang menuju husnul khatimah. Amalan itu adalah berwudhu sebelum tidur.
Jika seseorang tidur dalam keadaan berwudhu, maka ruh mampu bersujud di hadapan Allah. Namun, tidak ada manusia yang bisa menjamin ruhnya akan dikembalikan lagi oleh Allah. Boleh jadi saat diambil ruh saat tidur, tidak kembali lagi.
“Berarti tidur itu akan menjadi tidur terakhir kita. Oleh karena itu, sebelum tidur, kita ambul wudhu. Lalu mohon ampun kepada Allah dan memaafkan semua orang yang berbuat salah pada kita. Seandainya malam itu adalah malam terakhir kita, qalbu kita insya Allah sudah bersih,” kata Syekh Ali Jaber.
(jqf)