Langit7, Depok - Selama masa pandemi Covid-19, ekonomi kreatif mengalami pertumbuhan signifikan, salah satunya usaha kuliner yang banyak dilakoni oleh UMKM.
Usaha kuliner merupakan salah satu dari 17 sub sektor ekonomi kreatif yang menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Bruto (PDB), yakni 41 persen dari keseluruhan sektor ekonomi kreatif.
Baca juga: Layanan Resmi PLN Perbaikan Instalasi Listrik Rumah PelangganHal itu juga didukung oleh hasil survei konsumen Mondelez International The State of Snacking 2020 yang menyebutkan di masa pandemi justru meningkatkan kebiasaan ngemil masyarakat Indonesia.
![Mundur dari PNS, Kini Sukses Jadi Produsen Donat]()
Tren tersebut menjadi peluang bagi pelaku UMKM kuliner untuk terus mengembangkan usaha mereka. Sehingga menjadikan pelaku usaha kuliner memiliki kesempatan yang besar untuk terus berkembang.
Hal itu juga dirasakan oleh muslimah asal Depok, Endah Kurnaningsih. Melalui usaha kulinernya, Donat Muna, ia mengaku mendapatkan keuntungan yang menjanjikan.
Baca juga: Jadi Makanan Harian, Usaha Tempe Bisa Entaskan KemiskinanTadinya, Endah merupakan aparatur sipil negara (ASN). Ia memutuskan untuk mundur dari pekerjaannya karena harus mengurus anaknya yang kala itu masih kecil.
"Awal saya merintis Donat Muna ini pada tahun 2016. Kami memutuskan untuk membuat suatu produk yang kira-kira menjadi pilihan makanan orang banyak, artinya banyak repeat ordernya," jelasnya dikutip dari kanal YouTube JagaLilin.
![Mundur dari PNS, Kini Sukses Jadi Produsen Donat]()
Seiring waktu, berkat kegigihannya mengembangkan Donat Muna, kini produknya itu laris manis di pasaran. Dengan tingginya peminat yang berasal dari wilayah Jabodetabek.
"Puncaknya adalah ketika pandemi melanda, omzet produksi kami naik bahkan sampai 300 persen. Justru kami juga menambah karyawan hingga menjadi 10 orang dan produksi sehari sampai tiga karung tepung," katanya.
Baca juga: Terobosan BSI Perkuat Ekosistem Halal Sektor KulinerSementara untuk pemasaran, Endah dibantu oleh 160 reseller yang tersebar di Jabodetabek, dan berbagai daerah lainnya, seperti Serang, Purwokerto, Cilacap, dan Purbalingga.
(zul)