Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Lorong Waktu Ibadah Haji Pada Mural di Bandara King Abdul Aziz

fajar adhitya Senin, 19 Juli 2021 - 14:09 WIB
Lorong Waktu Ibadah Haji Pada Mural di Bandara King Abdul Aziz
Mural perjalanan haji dari masa ke masa di Bandara King Abdul Aziz, Makkah, Arab Saudi. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID, Makkah - Selama ribuan tahun manusia dari seluruh dunia berziarah ke kota suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Seniman Arab Saudi, Mohammed Al-Rabat menggambarkan dengan apik sejarah haji dari masa ke masa lewat seni mural yang ada di Bandara Internasional Raja Abdul Aziz (KAIA) Arab Saudi di Jeddah.

Mural sepanjang 36 meter ini menampilkan perjalanan peziarah sepanjang sejarah transportasi masih mengandalkan punggung unta. Ia melukis kedatangan jamaah darat dari utara yang melewati AlUla, merapat kapal di sepanjang kota pelabuhan Laut Merah, hingga jemaah haji modern yang tiba dengan pesawat di terminal haji KAIA.
Lorong Waktu Ibadah Haji Pada Mural di Bandara King Abdul Aziz
Rabat menggambar detail-detail wilayah kota tua Jeddah di dekat pelabuhan dan bandara masa lalu. Beberapa armada pesawat Saudi yang lebih tua, fitur Masjidil Haram dari berbagai era juga terpampang di sana, bersama dengan perkembangan peradaban Kerajaan Arab.

Mural ini terletak di ruang kedatangan bandara sehingga dapat dilihat oleh wisatawan nasional dan internasional. Ide ini muncul setelah memutuskan untuk menggambar mural di Bandara Internasional King Abdul Aziz yang baru ketika pembangunannya dimulai beberapa tahun lalu.

“Ada beberapa ide, tetapi saya memilih untuk pergi dengan perjalanan haji dan saya mengerjakannya selama delapan bulan di dalam studio saya, di mana saya mewakili tahapan paling signifikan dari perjalanan haji, dari pelabuhan tua Al-Bunt hingga Bandara King Abdul Aziz. di Jeddah,” kata Al Rabat dikutip Arab News.

Selama pengerjaan bertahap, Al Rabat memasukkan beberapa fitur Jeddah tua dan gaya arsitekturnya yang unik, yang diwakili oleh beberapa jendela tua Rowshan dan gerbang kota. Lalu menyandingkannya dengan beberapa fitur modern kota yang terlihat hari ini.

“Saya kemudian beralih ke transportasi peziarah ke tempat-tempat suci menggunakan sarana transportasi lama, kemudian ada bagian lama Masjidil Haram dan gambar modern yang mewakili perubahan yang dihasilkan dari perluasan baru,” katanya.
Lorong Waktu Ibadah Haji Pada Mural di Bandara King Abdul Aziz
Ia menegaskan, mural lintasan haji menjadi penting bukan karena keindahan visualnya semata, tetapi juga karena nilai historisnya. Proyek ini telah mendorong dirininya sebagai seniman dalam skena seni yang mengedepankan riset, ekperimen, dan praktik.

Ini bukan pertama kalinya mural yang menggambarkan pertemuan keagamaan yang luar biasa dipajang. Sejak kedatangan Islam, haji telah dilihat sebagai keajaiban bagi banyak seniman Barat, dengan banyak pencarian untuk memahami makna spiritual dan visualnya.

Karya-karya penting termasuk "Abu Zayd tentang Haji dan Kafilah Ziarah," dilukis pada tahun 1237, lukisan gambaran rinci Louis-Nicolas de Lespinasse tentang Mekah pada tahun 1787, serta cetakan yang sangat langka yang menunjukkan prosesi peziarah yang membawa kiswah Ka'bah dalam perjalanan dari Kairo ke Makkah, ditarik oleh Syekh Yunus pada abad ke-13.

“Bandara adalah salah satu fasilitas penting di semua negara di dunia. Peran mereka tidak terbatas pada pelancong yang datang ke negara itu atau meninggalkannya. Peran mereka termasuk menyampaikan citra yang mencerminkan budaya negara," kata Al Rabat.

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)