Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita
Covid-19

Varian Omicron Terkonfirmasi Masuk Amerika Serikat

muhammad rifai akif Kamis, 02 Desember 2021 - 11:00 WIB
Varian Omicron Terkonfirmasi Masuk Amerika Serikat
Kasus omicron terkonfrimasi masuk Amerika Serikat. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - - Kasus varian virus corona Omicron pertama yang dikonfirmasi di California, Amerika Serikat.

Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, Dr. Anthony Fauci mengatakan kasus Omicron AS pertama terdeteksi pada seseorang yang melakukan perjalanan dari Afrika Selatan ke San Francisco pada 22 November dan dinyatakan positif Covid-19 pada 29 November.

Baca juga: Cegah Omicron di Indonesia, Wacana Vaksinasi Dosis Ketiga Muncul

Orang tersebut telah divaksinasi lengkap dan mengalami "Gejala ringan, yang membaik pada saat ini," kata Fauci seperti dikutip dari CNN, Kamis (2/12/2021).

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS merilis pernyataan pada hari Rabu (1/12) yang mengatakan bahwa kemunculan varian Omicron baru-baru ini menekankan pentingnya vaksinasi, booster, dan strategi pencegahan umum yang diperlukan untuk melindungi dari COVID-19.

Lebih lanjut dikatakan, "Setiap orang berusia lima tahun ke atas harus divaksinasi dan booster direkomendasikan untuk semua orang yang berusia 18 tahun ke atas."

Fauci menyarankan untuk tidak menunggu booster khusus varian.

"Jadi sekarang, saya tidak akan menunggu. Orang-orang berkata, 'Jika kita ingin memiliki vaksin khusus booster, haruskah kita menunggu?' Jika Anda memenuhi syarat, dapatkan dorongan itu sekarang, pikirkan enam bulan dengan dosis Moderna ganda atau dua bulan untuk vaksin J&J," tambah Fauci.

Sebagai informasi, berikut rekap bagaimana virus varian Omicron bisa masuk ke Amerika Serikat.

Omicron pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan sejak itu telah terdeteksi di lebih dari dua lusin negara di dunia. Berikut daftarnya:

Australia: 7 kasus
Austria: 1 kasus
Belgia: 1 kasus
Botswana: 19 kasus
Brasil: 2 kasus
Kanada: 6 kasus
Republik Ceko: 1 kasus
Denmark: 4 kasus
Prancis: 1 kasus (di Pulau Reunion)
Jerman: 9 kasus
Hongkong : 4 kasus
Israel: 4 kasus
Italia: 9 kasus
Jepang: 2 kasus
Belanda: 16 kasus
Nigeria: 3 kasus
Norwegia: 2 kasus
Portugal: 13 kasus
Arab Saudi: 1 kasus
Afrika Selatan: 77 kasus
Spanyol: 2 kasus
Swedia: 3 kasus
Inggris Raya: 22 kasus

Baca juga: Satgas Covid-19: Tren Kasus Terjangkit Omicron Naik di Enam Negara

Menurut Ahli Bedah Umum AS Dr. Vivek Murthy, mutasi yang ditemukan pada varian Omicron Covid-19 dapat berdampak pada efektivitas terapi antibodi Covid-19, tetapi belum ada cukup data pendukung.

"Ada kemungkinan dengan antibodi monoklonal bahwa mereka mungkin terpengaruh," kata Murthy dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang AS.

Murthy mengatakan diperlukan lebih banyak informasi untuk mengetahui secara pasti.

“Satu-satunya cara kita tahu pasti sebenarnya adalah tes antibodi monoklonal terhadap virus atau pseudovirus di laboratorium. Itulah pekerjaan yang sedang berlangsung," kata Murthy.

Pseudovirus adalah virus rekayasa yang digunakan untuk menguji darah sukarelawan di laboratorium.

Pfizer dan Merck telah meminta Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS untuk otorisasi penggunaan darurat pil yang mengurangi risiko orang mengalami sakit parah atau meninggal karena Covid-19.

"Masih ada alasan bagus untuk percaya bahwa efektivitas obat-obatan oral itu mungkin tidak terpengaruh secara signifikan dengan varian baru ini," kata Murthy.

“Itu semacam berdasarkan biologi tentang bagaimana mereka benar-benar bertindak melawan virus,” tambahnya.

Murthy menambahkan: “Ada alasan untuk tetap optimis. Masih ada cara untuk melindungi diri kita sendiri.”

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)