Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 17 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Mengenal Tenun Ikat Sintang di Jaket Bomber yang Dipakai Jokowi

muhammad rifai akif Kamis, 09 Desember 2021 - 09:00 WIB
Mengenal Tenun Ikat Sintang di Jaket Bomber yang Dipakai Jokowi
Presiden Jokowi mengenakan jaket bomber dari kain tenun ikat Sintang. Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretarian Presiden.
LANGIT7.ID - , Sintang - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengawali lawatannya di Provinsi Kalimantan Barat dengan meninjau sekaligus meresmikan Bandar Udara Tebelian di Kabupaten Sintang, pada Rabu, 8 Desember 2021. Bandara yang dibangun dengan anggaran Rp518 miliar tersebut akan mampu melayani sekitar 75 ribu penumpang per tahun.

Ada yang menarik pada acara ini dimana Jokowi mengenakan jaket bomber dari tenun ikat Sintang. Jaket tersebut dibeli saat Jokowi menyempatkan diri mengunjungi karya seni pelaku UMKM di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

"Di satu pojok lobi Bandara Tebelian, Sintang pagi ini, saya mendapati gerai yang memajang kain tenun ikat Sintang yang menarik," tulis akun resmi Instagram, @jokowi.

Baca juga: Kunjungan ke Kalbar, Jokowi Resmikan Bandara Telebian

Jokowi juga menuliskan memilih jaket tenun Sintang dengan motif manok. "Saya memilih jaket bomber yang langsung saya kenakan ini. Kainnya bermotif manok, yang ditenun pengrajin Desa Umin Jaya dan penjahit dari UMKM Kota Sintang."

Sejarah tenun ikat Sintang merupakan kain yang dibuat oleh suku Dayak di Kalimantan pada awalnya untuk upacara adat. Kain tenun Sintang ini hanya boleh dilakukan oleh kaum perempuan Dayak dari awal hingga akhir. Pasalnya, ada mitos yang mengatakan bila laki-laki yang mengerjakan akan mengalami kemandulan.

Bahan untuk membuat tenun ikat khas Kabupaten Sintang ini terbuat dari kapas yang dipintal jadi benang. Pengerjaan kain ini pun masih sangat tradisional yaitu memakai alat tenun bukan mesin.

Benang pun harus direndam dalam pewarna alami kemudian dijemur hingga proses menenun bisa dilakukan. Pewarna alami yang dipakai didapat dari daun, akar, batang, kulit, buah, umbi, maupun biji dan tumbuh-tumbuhan dalam hutan. Tak heran, bila untuk kain tenun berukuran selimut pengerjaannya membutuhkan waktu hingga 3 bulan.

Motif-motif pada kain tenun Sintang memiliki filosofi berdasarkan kepercayaan suku Dayak. Ada satu motif kain tenun yang populer dan memiliki makna khusus yang tidak boleh sembarang perempuan mengerjakannya, yaitu motif manusia.

Bagi perempuan yang belum menginjak usia 50 tahun, menurut leluhur adat belum boleh untuk mengerjakannya. Tak ada alasan pasti kenapa hal tersebut dilarang.

Harga Tenun ikat Sintang yang asli dan berkualitas dimulai dari harga Rp 800 ribu perlembar. Bahkan ada juga yang menghargainya di Rp 3 juta untuk kain panjang. Harga ini sesuai dengan pembuatannya yang memakan waktu cukup lama.

Pada 2015 silam kain tenun ikat Sintang atau dikenal dengan tenun ikat Dayak Sintang sudah terdaftar sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam kategori Kemahiran dan Kerajinan Tradisional.

Saat ini Tenun ikat Sintang sudah terkenal sampai penjuru dunia. Diantaranya adalah Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Italia dan lain-lain.

Baca juga: Warga Pengungsi Cerita ke Presiden Jokowi Saat Erupsi Gunung Semeru

Bukan hanya kali ini saja Jokowi menggunakan jaket bomber. Jauh sebelumnya pada tahun 2016, Jokowi pernah menggunakan jaket bomber berwarna hijau tua saat konferensi pers menanggapi aksi demo.

Pernah juga pada Maret 2019, Jokowi menggunakan jaket bomber saat berkunjung ke Kendari dengan mengenakan jaket bomber produksi 'brand' lokal Raw Type Riot (R.T.R).

Dan terakhir kali dilihat Jokowi menggunakan jaket bomber saat kunjungannya ke korban erupsi gunung Semeru beberapa waktu lalu.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 17 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)