LANGIT7.ID - , Jakarta - Salat lima waktu adalah kewajiban umat muslim. Ini menjadi momen memutuskan sementara waktu duniawi untuk berhubungan dengan Allah SWT. Melalui ibadah ini, banyak manfaat yang didapat bagi yang menjalaninya dengan taat.
Secara psikologis, salat memberi waktu istirahat dari rutinitas sehari-hari dan kebebasan sesaat dari tekanan mental yang datang dengan beban kehidupan sehari-hari. Sehingga memungkinkan penataan kembali prioritas secara berkala sepanjang hari.
Sedangkan dilihat dari sisi spiritual, salat memberikan kesempatan untuk berhubungan kembali dengan Allah dan mengingat apa yang paling penting.
Baca juga: Ratusan Warga Shalati Jenazah Almarhum Oded M DanialPenelitian dari Binghamton University di AS menunjukkan bahwa berdoa dapat bermanfaat bagi kesehatan fisik.
Gerakan salat mengurangi sakit punggung Para peneliti mengatakan bahwa gerakan fisik yang dilakukan selama salat, jika dilakukan secara teratur lima kali dalam satu hari, dapat mengurangi nyeri punggung bagian bawah dengan cara yang mirip dengan intervensi terapeutik umum lainnya.
Selain gerakan fisiknya, salat pun bisa mendorong keadaan relaksasi saat seseorang terhubung dengan Allah.
Efek relaksasi pada tubuh ini dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung, yang pada akhirnya membantu otot menjadi rileks.
'(yaitu) Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.' (QS. Ar-Rad ayat 28).
Para peneliti menemukan bahwa sebagian besar tekanan pada punggung bawah terjadi selama gerakan 'membungkuk' yang dikenal sebagai ruku`. Tetapi jika orang dengan nyeri punggung bawah memposisikan lutut dan punggung dengan benar, rasa sakit itu dapat dikurangi secara signifikan dengan gerakan ini.
Manfaat salat bagi fisik Studi tersebut juga menyoroti manfaat fisik dari setiap postur selama salat.
Saat berdiri maka berat badan seluruhnya didistribusikan secara merata. Di posisi ruku, seperti dijelaskan sebelumnya dapat meregangkan otot-otot punggung bawah, paha, betis, dan leher. Sehingga bisa mengalirkan darah ke bagian atas tubuh.
Bangkit dari ruku, ketegangan pun dilepaskan dan menjadikan otot lebih rileks.
Posisi sujud pun juga memiliki manfaat besar bagi tubuh yaitu meningkatkan elastisitas sendi. Dengan meningkatkan aliran darah ke kepala karena diturunkan di bawah tingkat jantung, yang dapat mengurangi tekanan darah tinggi. Gerakan ini memiliki efek positif untuk daya ingat dan konsentrasi.
Baca juga: Jika Seorang Muslim Pergi ke Luar Angkasa, Bagaimana Cara Shalatnya?Sujud yang dilakukan berulang bisa menyeimbangkan dan membersihkan berbagai sistem tubuh termasuk pernapasan, peredaran darah, dan saraf dengan meningkatkan dan mendorong aliran darah dan oksigenasi yang berkelanjutan ke seluruh tubuh. Gerakan juga membantu pencernaan dengan mendorong pergerakan isi ke saluran pencernaan.
Dengan banyaknya manfaat fisik dari setiap posisi, maka tidak heran jika orang yang rutin melakukan salat lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami masalah kesehatan, khususnya pada tulang belakang dan persendian.
(est)