LANGIT7.ID, Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Tahfiz Daarul Qur'an Ustaz Yusuf Mansur memesankan bahwa setiap santri harus menjadi duta muslim. Santri, kata dia, juga dapat berusaha mengambil alih akhlak yang dimilki orang-orang Jepang dan orang-orang Eropa.
Hal itu dikatakan Yusuf saat menghadiri acara Seminar Santri Digital bertema "Transformatif dan Adaptif Tanpa Kehilangan Jati Diri" di Pondok Pesantren Mimfathul Ulum Jakarta Selatan, Senin (13/12/21).
Mengawali pidatonya di hadapan pulusan Santri, Yusuf menasehati para santri untuk merapikan sandal di hadapan mereka. Ia meminta santri memposisikan sendal dalam posisi terbalik agar ketika keluar langsung siap pakai. "Besok kalau ada acara apapun, mau shalat begini posisi sandalnya," kata Yusuf.
Baca Juga: Bagaimana Cara Berbakti kepada Orang Tua Setelah Meninggal?Ia mengatakan bahwa kerapihan adalah ciri dari seorang muslim. Hal yang paling sederhana namun besar dampaknya salah satunya merapikan sendal, karena hal inilah yang dilihat orang lain dari luar. "Kamu ngaji di masjid orang luar gak tahu, tapi sendal kamu, orang luar tahu," ujar dia.
Yusuf juga mengingatkan bahwa santri harus menjaga kebersihan. Bukan hanya sekadar membuang sampah pada tempatnya, tapi ketika lewat dan melihat sampah, maka pungut sampah itu dan buang ke tempat semestinya.
Baca Juga: Ria Ricis dan Teuku Ryan Sah Jadi Suami Istri, Begini Isi Nasihat Pernikahannya"Besok kalau ada tamu datang sampah udah gak ada. Santri harus punya prinsip, kami lewat sampah ilang, kami datang sendal rapi, itu hal yang sederhana tapi luar biasa dampaknya," kata Yusuf Mansur.
Ia bercerita sebuah pengalaman di suatu tempat, ketika masuk masuk toilet, ternyata ada sisa feses di dalamnya. Bukan pergi dan memilih toilet lain, tapi ia memutuskan membersihkan toilet tersebut. Belum selesai membersihkan tiba-tiba ada orang lain yang ingin memakai toilet tersebut.
Baca Juga: Imam Besar Istiqlal: Penegakan Hukum Bagian dari Meneladani Rasul"Kita datang pengen buang air, tapi ada kotoran di WC, lalu kita bersihin, habis itu kita persembahin buat orang lain, itulah muslim," tuturnya.
Baca Juga: Rombongan Mobil Ustadz Zacky Mirza Terbalik di Riau Saat Berdakwah(zhd)