Langit7, Jakarta - Profesi seseorang menjadi bagian tanggung jawab pekerjaan sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.
Tapi terkadang, seorang pegawai kantoran malah ingin beralih profesi menjadi seorang pengusaha. Begitu juga sebaliknya, tidak sedikit pula orang yang menunggu kesempatan kerja di sebuah perusahaan atau lembaga pemerintahan.
Lalu, mana profesi yang lebih baik untuk dipilih? Apakah menjadi pegawai kantoran atau malah seorang pengusaha?
Ustadz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan, berbicara mengenai pekerjaan, setiap manusia telah memiliki ketetapan dalam jalan hidupnya masing-masing.
"Ada yang jadi pegawai tapi dia sambil belajar berwirausaha, hingga ketika sukses dia mulai beralih profesi. Di lain sisi ada juga orang yang tipikalnya harus disuruh," jelasnya dikutip dari kanal YouTube Media Sunnah Lombok.
Baca juga: Maruf Amin Minta Ummat Islam Perhatikan Isu Ekonomi BerkelanjutanMenurutnya, Allah menciptakan manusia sangat beragam agar roda kehidupan dapat terus berjalan. Sebab, tidak mungkin setiap orang di dunia ini berprofesi sebagai pengusaha, begitu juga sebaliknya.
"Jadi kalau ditanya mana yang lebih baik untuk dipilih, Islam menghadirkan solusinya melalui salat istikharah. Ditambah lagi dengan bermusyawarah," jelasnya.
Baca juga: Ekonomi Ummat Fokus Distribusi Aset dan Pendanaan Usaha Mikro-UltramikroSyafiq mengatakan, permasalahan ini merupakan hal yang wajar dan sering dipertanyakan sebagian orang. Sebab, dengan karakter manusia yang berbeda, maka menjadikan perbedaan pula dalam capaian dan tujuan hidup di dunia.
"Karena ada orang-orang yang tidak mau ambil risiko, mereka anggap jadi pegawai dengan gaji bulanan sudah enak. Padahal ketika pengusaha merugi seperti saat pandemi, mereka melakukan PHK terhadap pegawainya," katanya.
"Maka coba salat istikharah, kemudian lihatlah engkau termasuk tipikal yang seperti apa. Minta arahan dari kawan-kawan yang juga sudah berpengalaman di bidangnya," tambah dia.
Baca juga: Stafsus Wapres: Kualitas dan On Board Digital Tingkatkan Produk Indonesia(zul)