LANGIT7.ID - , Jakarta - Intervensi digital hampir menyentuh semua aspek kehidupan, termasuk dunia kesehatan. Selain itu di masa pandemi juga mengakibatkan banyak orang dengan segala keterbatasannya, beradaptasi untuk tetap melakukan kegiatan namun dalam bentuk online.
Berdasarkan dua masalah di atas, akhirnya muncullah berbagai layanan telekonsultasi atau telemedisin dari aplikasi. Telemedisin banyak sekali terdapat di aplikasi kesehatan yang dalam 2 tahun terakhir banyak bermunculan. Telemedisin selayaknya memiliki standar jaminan mutu yang berkualitas, memiliki pengaturan dan teknologi yang baik dan aman.
Baca juga: Bantu Atasi Covid-19, BPJS Kesehatan Gandeng PMI Gelar Donor Plasma KonvalesenGood Doctor menjadi aplikasi yang bekerjasama dengan BPJS dalam hal pelayanan kesehatan yang berkesinambungan. Seperti yang terlihat pada webinar dengan tema Layanan Tatalaksana Penyakit Kronis Terintegrasi dan Inovatif pada Rabu (15/12/2021).
Berbeda dari aplikasi sejenisnya, Good Doctor memberikan kelebihan untuk perawatan berkala, khususnya kepada mereka yang memiliki penyakit kronis.
"Hipertensi dan diabetes melitus pada ujungnya nanti bisa mengakibatkan gagal ginjal yang akhirnya memaksa untuk dilakukan cuci darah rutin." Kata Adhiatma Gunawan. "Jika sudah demikian biaya yang akan dikeluarkan juga sangatlah besar."
Untuk itu Good Doctor memberikan upaya untuk mengontrol pasien yang tercatat memiliki penyakit kronis, dan memberikan pengarahan yang baik.
"Kami berikan notifikasi pengingat berkala, follow up berkala, konsultasi online dengan dokter dan informasi edukasi yang dikurasi oleh tim medis yang profesional." Papar Adhiatma Gunawan.
Bekerjasama dengan BPJS dan klinik Pratama dalam rangka mendapatkan data pasien penyakit kronis, Good Doctor akan masuk untuk memberikan Chronic Care Management.
Hal ini diyakini dapat meningkatkan pengelolaan penyakit kronis di klinik BPJS, yang dalam jangka panjang dapat menurunkan beban biaya kesehatan.
"Terbukti angka diabetes 18 persen turun, akibat adanya himbauan Pemantauan kadar Gula Darah secara Mandiri (PGDM)," katanya.
Kepatuhan pasien terhadap pengobatan memang menjadi faktor kunci dari keberhasilan Good Doctor. Percuma saja jika himbauan sudah selalu diinformasikan, namun pasien justru acuh tak acuh terhadap info tersebut.
Dalam studi yang dilakukan Good Doctor juga menemukan adanya korelasi penggunaan telemedisin yang baik dengan hasil kesehatan yang baik.
Pada kesempatan ini Adhiatma Gunawan juga berharap tidak hanya bekerjasama dengan BPJS, melainkan dengan berbagai pihak.
Baca juga: 6 Risiko Penyakit Diabetes Pengaruhi Kesehatan Wanita"Jangka panjang kami adalah bisa bekerjasama dengan semua lini dan dipayungi dengan satu payung hukum yang baik." kata Adhiatma.
Adhiatma juga menjamin bahwa medical record terjaga dengan rapih dan aman. "Data security akan kami jamin keamanannya dan ini termasuk di semua telemedisin termasuk Good Doctor." tambahnya.
(est)