Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home lifestyle muslim detail berita

Sujud Syukur Pemain Timnas Cerminkan Sikap Tawadhu dan Dakwah

Jaja Suhana Senin, 20 Desember 2021 - 18:00 WIB
Sujud Syukur Pemain Timnas Cerminkan Sikap Tawadhu dan Dakwah
Pemain timnas melakukan sujud syukur usai berhasil menyarangkan gol ke kandang lawan. Foto: Indosport.
LANGIT7.ID, Jakarta - Sujud syukur pemain bola setelah mencetak gol banyak kita jumpai saat ini, baik di layar kaca maupun secara langsung di rumput hijau. Tak hanya pemain di liga top Eropa, seperti Mohammad Salah, pesepakbola dalam negeri juga melakukan hal sama, misalnya Irfan Jaya.

Pada pertandingan piala AFF 2020 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia, kemarin (19/12/2021) Irfan Jaya melakukan selebrasi sujud syukur setelah menyarangkan gol kedua pada menit ke-43. Gol tersebut terasa spesial karena berhasil membalik keunggulan untuk Timnas Indonesia yang sebelumnya tertinggal.

Setelah berpelukan, Irfan seketika tertangkap kamera duduk dan bersujud selama beberapa saat. Irfan bersyukur karena dapat mencetak gol kembali untuk Indonesia. Hal itu mengingatkan kepada gelaran piala AFF U-19 (tahun 2019). Kebiasaan dari para pemain timnas muslim saat itu mereka seringkali melakukan sujud syukur setelah mencetak gol.

Baca Juga: Sekilas Karier Shin Tae-yong Sebelum Bawa Skuad Indonesia ke Semifinal

Sujud syukur dianjurkan dalam Islam ketika seseorang mendapatkan suatu kebaikan yang besar, misalnya mendapat rezeki yang melimpah atau terbebas dari suatu bencana. Sujud syukur merupakan tanda rendah hati seseorang karena apa yang didapatnya tidak lain semata pemberian dari Allah Swt.

Menurut jumhur ulama atau mayoritas pendapat ulama, sujud syukur termasuk sunnah karena hal tersebut pernah dilakukan oleh nabi, sahabat, para tabi'in, pengikut tabi'in hingga para imam mujtahid. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Bakrah, ”Bahwa Nabi Muhammad SAW ketika mendapatkan kabar gembira beliau bersujud karena bersyukur kepada Allah”. (Riwayat Ahmad, Ibnu Majah, dan Turmudzi).

Baca Juga: Bungkam Malaysia 4-1, Indonesia Lolos ke Semifinal

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Baihaqi, bahwa Rasulullah SAW melakukan sujud syukur kepada Allah ketika mendengar berita bahwa raja Hamadan masuk Islam. Perbuatan Nabi Muhammad SAW tersebut kemudian diteladani oleh para sahabat. Salah satunya adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq RA yang melakukan aksi sujud syukur ketika mendapat kabar bahwa Musailamah Al-Kadzdzab (nabi palsu) terbunuh oleh pasukan Muslim.

Hakikatnya pada saat seseorang melakukan sujud syukur dengan penuh keikhlasan, berarti dia bersyukur atas setiap karunia yang Allah berikan. Sujud syukur secara dzahir merupakan salah satu bentuk dakwah bil hal, yatu dakwah dengan perilaku atau akhlak, sujud syukur secara dzahir menggambarkan sikap tawadhu (rendah hati) bahwa apa yang dimilki sesungguhnya semata milik Allah.

Baca Juga: Sabar dalam Berdakwah, Berkaca dari Keputusasaan Nabi Yunus

Semua yang dimiliki seorang muslim, mulai dari rupa yang baik, rezeki berlimpah, kedudukan yang tinggi, ilmu yang luas, kesehatan, dan sebagainya semata merupakan pemberian dari Allah Swt. Maka sudah sepantasnya bagi setiap muslim selalu mengucapkan hamdalah sebagai bentuk pujian terhadap nikmat dari Allah azza wa jalla.

Baca Juga: Waktunya Liburan, Ini Panduan Alquran Ketika Wisata Kuliner

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan