LANGIT7.ID, Jakarta - Manusia tentu tak luput dari salah dan lupa,t ermasuk seorang imam dalam shalat terkadang lupa atau salah, baik itu jumlah rakaat ataupun bacaan shalat. Oleh karena itu makmum hendaknya mengingatkan saat mengetahui kesalahan imam.
Dai kondang Ustaz Adi Hidayat, menuturkan apabila ada seorang imam yang keliru baik gerakan maupun bacaan shalat, kalau makmumnya laki-laki ucapkan subhanallah. Adapun kalau perempuan dapat mengingatkan imam dengan isyarat tepuk tangan.
"Ketika imam mendengar bacaan subhanallah, imam itu harus mengerti ada yang keliru, karena membaca subhanallah merupakan cara mengingatkan imam." kata Ustaz Adi melalui channel YouTube Lentera Hati, dikutip Selasa (21/12/2021).
Baca Juga: Siapakah Sebenarnya Kapitan Pattimura? Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat hingga Mansur SuryanegaraDari keterangan di atas, lanjut Ustaz Adi, maka seorang imam tidak boleh sembarangan, ia harus mengerti tata cara shalat yang benar sesuai tuntunan fikih. Di dalam Islam, imam shalat tidak sama dengan jabatan di dunia, walaupun misalnya ia pimpinan perusahaan, tidak mesti jadi imam shalat juga.
"Apabila pada saat tasyahud akhir imam malah berdiri, maka ingatkan dengan membaca subhanallah. Selanjutnya, imam kembali ke gerakan semula dan menyelesaikan shalat sampai tuntas," katanya.
Baca Juga: Adi Hidayat Sebut Masyarakat Indonesia Keturunan Nabi IbrahimDemikian juga bacaan shalat, biasanya imam tahu jika ada bacaan yang salah karena di hati tidak pas. Apabila imam tiba-tiba berhenti karena lupa di tengah-tengah ayat, maka bagi makmum yang hafal untuk meneruskan bacaan imam.
Namun, jika imam tersebut terus meneruskan bacaan tertentu yang keliru, maka makmum hendaknya membacakan subhanallah, ketika imam mendengar dan diam, makmum hendaknya membacakan ayat yang benar, setelah itu imamnya mengulangi bacaan dan meneruskan shalat sampai tuntas.
Baca Juga: Mawar Emas, Perlawanan Terhadap Rentenir Berbasis MasjidBaca Juga: Aila: Pengaturan Kebebasan Seksual dan LGBT di Indonesia Belum Usai(zhd)