Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 06 Juni 2026
home global news detail berita
Waspada Omicron

Pemerintah Siapkan Empat Strategi Hadapi Varian Omicron

Garry Talentedo Kesawa Senin, 27 Desember 2021 - 14:07 WIB
Pemerintah Siapkan Empat Strategi Hadapi Varian Omicron
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah terus melakukan upaya mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron lebih luas. Setidaknya ada empat strategi yang bakal diterapkan dalam menangani varian Omicron di Indonesia.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan keempat strategi tersebut ialah protokol kesehatan atau 3M, surveilans atau 3T (tes, lacak, isolasi), vaksinasi, dan terapeutik atau perawatan. Menkes menekankan pentingnya disiplin menerapkan prokes ketat dan juga menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Epidemiolog: Omicron Tak Separah Delta, tapi Tingkat Penularan 5 Kali Lipat

"Saya lihat banyak rakyat kita yang masuk mal atau masuk restoran-restoran suka lupa pakai (aplikasi PeduliLindungi). Adalah kewajiban petugas untuk mengingatkan. Kenapa? Karena ini membantu kita untuk menyaring kalau misalnya ada orang yang berpotensi menular tapi tidak disiplin masih jalan-jalan ke luar," kata Menkes dalam keterangan pers terkait Perkembangan Penanganan Covid-19 dan Evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara virtual, Senin (27/12).

Menkes juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan yang tidak esensial ke luar negeri, mengingat tingginya penyebaran kasus Omicron global. Budi mengungkapkan bahwa 98 persen kasus Omicron di Indonesia terjadi pada pelaku perjalanan internasional. Oleh karena itu, pemerintah akan memperketat karantina bagi pelaku perjalanan tersebut.

"Tidak usah pergi ke luar negeri kalau tidak sangat perlu karena sekarang sumber penyakitnya ada di sana dan semua orang yang kembali kita lihat banyak yang terkena. Kita harus melindungi 270 juta rakyat kita yang sekarang kondisinya sudah baik. Jadi tolong dipahami bahwa proses karantina kedatangan luar negeri untuk warga negara Indonesia akan kita perketat," jelasnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Apresiasi Peran NU dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Pemerintah menyiapkan beberapa tempat karantina terpusat, yakni di Jakarta, Surabaya, Batam, dan Entikong. Menkes Budi menjelaskan tempat karantina juga sebagai langkah antisipasi kepulangan para pekerja migran Indonesia (PMI).

"Kita sudah menghitung juga berapa orang yang akan datang berdasarkan pola kedatangan tahun lalu. Memang bedanya sekarang karantinanya 10 hari. Jadi, di awal-awal kemarin ada sedikit kepadatan tapi sekarang sudah kita atur," ucapnya.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat surveilans atau deteksi dengan memperbanyak peralatan tes PCR untuk mengindentifikasi varian Omicron. Surveilans juga diperkuat dengan menambah peralatan genome sequencing sebanyak 15 unit yang akan disebar ke berbagai wilayah di tanah air.

Baca juga: Antisipasi Kebutuhan Karantina TKI, BNPB Siapkan Tambahan Rusun

"Mudah-mudahan di awal tahun depan segera datang dan akan kita sebarkan ke seluruh pulau-pulau Indonesia (Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua) agar tes genome sequencing ini menjadi lebih cepat dan juga jaringannya menjadi lebih kuat, tidak hanya di Jawa saja," ujar Menkes.

Terkait vaksinasi, lanjut Menkes, pemerintah terus mempercepat guliran vaksinasi nasional, terutama bagi terutama kalangan lansia dan orang-orang yang imunitasnya terganggu. Lebih lanjut, Menkes Budi menyampaikan bahwa pihaknya juga menyiapkan fasilitas kesehatan dan obat-obatan untuk menghadapi kemungkinan adanya lonjakan kasus.

"Kita sudah mempersiapkan rumah sakit-rumah sakit, baik itu tempat tidurnya, obat-obatannya, oksigennya juga sudah kita pasang cukup banyak. 16.000 lebih oksigen generator dan 31 oksigen konsentrator sudah kita pasang agar bisa mempersiapkan mudah-mudahan tidak terjadi," imbuhnya.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Skenario Hadapi Kemungkinan Peningkatan Kasus Omicron

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 06 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)