LANGIT7.ID - , Jakarta - Terletak di ujung benua Afrika yang berbatasan langsung dengan Portugis dan Spanyol, menjadikan Maroko memiliki karakteristik arsitektur yang unik. Sebagai negara Islam, gaya arsitekturnya seperti konstruksi dan ornamen bangunannya cenderung berbau Islam.
Ada beberapa keunikan dari arsitektur Maroko yang menjadi ciri khas negara dengan bahasa resmi Arab ini. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh gaya arsitektur Maroko secara keseluruhan, berikut diantaranya:
Baca juga: Melirik Arsitektur Masjid Joglo Baitul Ma’mur, Kental Nuansa Jawa Kuno1. Keramik mosaik warna cerahTerpengaruh dari budaya Islam dengan ciri khas motif bunga, tumbuhan juga pola geometris, umumnya rumah dan bangunan di Maroko didominasi dengan zallij atau keramik mosaik berwarna cerah. Penggunaan zallij ini kerap dipasang untuk interior maupun eksterior rumah.
2. Didominasi warna bold Warna yang paling banyak digunakan masyarakat Maroko adalah terakota yang menghadirkan kesan hangat. Bahkan, ada juga yang memadukannya dengan warna terang dan berani hingga menambah kesan kontras. Warna tersebut pun berpadu serasi dengan keramik mosaik yang menambah kesan cerah dan ceria.
3. Area terbuka Bagian penting dan paling khas di rumah bergaya Maroko adalah adalahnya area terbuka di bagian tengah bangunan. Area terbuka atau yang disebut riad ini menjadi jantungnya rumah yang membawa kesejukan kala panas menyengat. Adanya riad ini pun membuat sirkulasi udara di dalam rumah sangat baik. Selain itu, area terbuka ini kerap diisi dengan tanaman, kolam, atau air mancur, sehingga rumah terasa lebih teduh dan homey.
4. Ukiran bergaya IslamUkiran kayu dengan gaya Islam dan berpola geometris rumit juga menjadi khas dari rumah Maroko. Ukiran kayu ini disebut dengan mashrabiya bertujuan menyembunyikan wanita dari tamu pria yang berusaha mengintip ke dalam rumah.
5. Gaya lampu yang khas Lampu khas Maroko umumnya terbuat dari besi, kaca, atau manik-manik yang membuat cahaya lampu jadi lebih redup dan lembut. Selain itu pencahayaan minimal tersebut bisa menghadirkan ruangan lebih hangat sekaligus misterius.
Baca juga: Arsitektur Masjid Tua di Indonesia, Banyak Tak Berkubah6. Furnitur rendah ![7 Keunikan Hunian Gaya Maroko dari Keramik Mosaik hingga Area Terbuka]()
Ciri khas furnitur rumah Maroko yang mengadopsi dari gaya Arab, karakternya yang rendah. Sebab, budaya Arab lebih menyukai duduk di lantai dibanding dengan di kursi atau sofa. Selain itu, untuk menambah kenyamanan juga diberikan bantal bermotif untuk alas. Bagi keluarga besar, gaya ini malah bisa mendekatkan diri dengan kerabat.
7. Bentuk arsitektur yang runcingBentuk arsitektur yang melengkung runcing selalu digunakan dalam hampir seluruh aspek arsitektur Maroko. Sedangkan untuk interior pintu, biasanya berukuran besar dan dekoratif yang dilengkapi dengan ukiran khas berwarna cerah.
(est)