LANGIT7.ID - Permintaan tabung oksigen saat ini sangat tinggi. Bagi yang belum pernah berpengalaman, dan hendak membeli serta menyimpan tabung oksigen di rumah, harus berhati-hati.
Ini karena tabung oksigen merupakan barang yang bisa meledak dan menimbulkan kebakaran besar jika tidak di simpan dengan baik.
Berikut tips menyimpan tabung oksigen di rumah untuk menghindari
hazzard yang bisa ditimbulkan:
Perlu memperhatikan jarak penempatan tabung oksigen dari tempat-tempat yang mengeluarkan api. Pastikan memenuhi jarak aman tabung oksigen dari sumber api yakni 1,5-3 meter.
Hindari memakai alat-alat listrik yang berpotensi memercikkan api saat memakai tabung oksigen agar tak menimbulkan risiko kebakaran.
Jauhkan cairan yang mudah terbakar dari tabung oksigen. Bahkan krim atau losion yang mengandung alkohol sebaiknya jangan dioleskan pada pasien saat sedang menghirup tabung oksigen.
Tentu, jangan sekali-kali membersihkan tabung oksigen dengan cairan yang mudah terbakar. Menggunakan air adalah pilihan paling aman.
Pastikan semua orang dalam rumah atau siapa pun yang masuk mengetahui aturan tidak menyalakan api, misalnya merokok, di tempat menyimpan tabung oksigen. Jika perlu tempelkan tanda "Awas Tabung Oksigen! Dilarang merokok!" di ruang tabung oksigen berada. Ini cara efektif memberi tahu semua orang
Jangan biarkan tabung tergeletak sembarangan agar alat ini tidak terlontar saat terjadi kebocoran. Daya dorong oksigen dalam tabung sangat kuat bila itu terjadi.
Sebaiknya jangan berpikir apalagi mencoba memperbaiki sendiri kerusakan pada tabung oksigen. Lebih baik panggil teknisi dan perusahaan tempat membeli tabung tersebut.
Cek untuk memastikan detektor asap bekerja dengan benar. Lengkapi juga rumah dengan alat pemadam kebakaran.
Saat aliran listrik mengalami kerusakan, maka beritahu petugas yang datang untuk memperbaiki, bahwa Sobat Langit7 memiliki tabung oksigen di rumah.
(arp)