LANGIT7.ID - , Jakarta - Pubertas merupakan perpindahan atau peralihan dari masa anak-anak menuju masa remaja. Psikolog Anak, Remaja & Keluarga, Jovita Maria Ferliana, M.Psi, mengatakan cara yang tepat untuk mengenalkan kepada anak terkait pubertas yakni dengan menjelaskan secara dini.
"Pubertas itu biasa dialami antara 9-15 tahun, artinya ada yang sudah dimulai sejak usia 9, tapi ada juga di usia 15 baru mulai. Jadi setiap anak itu punya kondisi yang berbeda-beda tentang tingkat kematangan seksualitasnya," katanya Jovita saat dihubungi Langit7, Rabu (12/1/2022).
Baca juga: Psikolog: Punya Anak Remaja, Orang Tua Harus Siap Jadi EmberJovi melanjutkan, sebaiknya orang tua memberitahukan kepada anak-anak bahwa mereka akan mengalami perubahan fisik, emosi, dan juga perubahan sosial dalam rangka pubertas saat mencapai usia pra remaja dan remaja.
Pendiri Little Shine Daycare & Preschool ini mengatakan, bahwa fisik yang berubah pada anak laki-laki adalah suara akan jadi lebih berat, tumbuh bulu di area tertentu, tubuh semakin tinggi, dan payudara mulai membesar pada anak perempuan.
Anak-anak yang masuk masa puber juga akan mengalami emosi yang naik turun sehingga mudah tersinggung. Orang tua berperan untuk menjelaskan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang wajar dan normal.
Dalam hal perubahan sosial, misalnya anak jadi lebih suka menyendiri tapi ada juga yang tadinya dimasa anak-anak suka menyendiri sekarang berubah jadi lebih suka bergaul. Meski begitu, setiap memiliki perubahan yang berbeda-beda dan itu sesuatu yang normal.
Setelah semua dijelaskan, selanjutnya adalah mengedukasi fungsi seksualitas pada anak.
Baca juga: Cemas pada Remaja Berkali-kali Lipat Dibanding Usia Dewasa"Ada perubahan secara fisik, emosi, sosial dan kemudian secara seksual. Beritahukan bahwa seksual ini yang berubah apa? Untuk anak laki-laki akan mengalami namanya mimpih basa. Nah, untuk pemberitahuan kepada laki-laki itu yang melakukan ayahnya, karenakan sama-sama cowok. Lalu untuk perempuan, akan mengalami menstruasi dan yang akan menjelaskan tentu ibunya," katanya.
(est)