Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 48 di Surakarta menarik ribuan orang dari seluruh Indonesia sebagai peserta dan penggembira. Sejumlah objek wisata di Solo Raya memberikan diskon bagi muktamirin yang hendak berlibur pasca-muktamar.
Lima tahun belajar di Tanah Suci, KH Ahmad Dahlan banyak bersentuhan dengan pemikiran-pemikiran pembaharu, seperti Rasyid Ridha, Ibnu Taimiyah, Muhammad Abduh, dan AlAfghani.
Penyelenggaraan 8th World Peace Forum di The Sunan Hotel, Surakarta, Jumat (18/11/2022) menghasilkan sejumlah pernyataan yang dihimpun dalam Surakarta Message dalam rangka menyikapi berbagai krisis global.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) 'Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini menyampaikan, pemilihan kepemimpinan 'Aisyiyah menjadi siklus yang harus didinamisasi.
Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam Universitas Sunan Kalijaga, Yogyakarta Prof H. Sutrisno, menilai pendidikan Islam memiliki peran besar dalam proses perbaikan Indonesia.
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas meraih suara tertinggi sebagai calon tetap Anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam Tanwir Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Auditorium Djazman Alkindi, Solo.
Kementerian Agama (Kemenag) akan segera mencairkan Tunjangan Profesional Guru (TPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Non-PNS tahun 2022. Total anggarannya sebesar Rp205 miliar.
39 calon tetap anggota dipilih oleh 197 orang anggota tanwir. Kemudian, 39 calon tetap anggota tersebut akan dipilih 13 anggota PP Muhammadiyah di Muktamar Muhammadiyah pada 19-20 November 2022.
Dahnil mendorong Muktamar ke 48 Muhammadiyah di Solo pada 18 sampai 20 November 2022 untuk merumuskan kembali agenda Gerakan Tajdid, pembaharuan jilid 2.
Setelah 37 tahun berlalu, Muhammadiyah Surakarta (Solo) kembali menjadi tuan Rumah Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah pada Jumat-Minggu, 18-20 November 2022.
Selama November 2022 ini terdapat sejumlah kegiatan keagamaan yang digelar di Kota Solo. Padatnya aktivitas tersebut membuat kota yang berjulukan Kota Budaya semakin di lirik oleh masyarakat Indonesia, maupun manca negara.
Muhammadiyah turut berperan dalam pengembangan ekonomi dan bisnis nasional. Salah satunya dengan melahirkan pusat wirausaha di organisasi Islam tersebut.
Salah satu lokasi yang pas untuk menikmati ragam kuliner khas Solo adalah Pasar Gede. Lokasi ini merupakan pasar tradisional yang menawarkan kuliner lokal hingga internasional yang banyak digemari.
Ketua Panitia Pusat Muktamar ke 48 Muhammadiyah, Marpuji Ali mengatakan, kehadiran Muktamar Fair dan MITE ini dalam rangka memasarkan produk dan pengembangan teknologi untuk bisa memperlihatkan sejauh mana kemampuan PTM dan Sekolah Muhammadiyah.