Kasus penganiayaan yang berujung meninggalnya Bintang Balqis Maulana (14), santri di Pondok Pesantren Al-Hanifiyyah, di Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur memantik perhatian
Kasus bullying atau perundungan bisa terjadi di mana saja dan pada kalangan mana pun. Termasuk di pesantren, rawan terjadi perundungan. Pencegahan perundungan di kawasan pesantren
Aktivis Perempuan Nahdlatul Ulama (NU) Iim Fahima Jachja memberikan 8 tips parenting atau pola asuh untuk mencegah anak agar tidak menjadi pelaku bullying
Media sosial X alias Twitter tengah ramai dengan cerita kasus bullying atau perundungan siswa SMA di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten
Kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah kembali terjadi. Belum lama ini siswa Binus School Serpong, Tangerang, Banten, menjadi korban bullying
Kasus perundungan (bullying) di kalangan siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas belakangan ini meresahkan orang tua. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan angka 87 kasus
Bullying adalah masalah yang kompleks. Seperti kasus bully yang menimpa bocah SD di Banyuwangi yang bunuh diri karena tahan dibully. Korban berinisial MR (11 tahun) sering pulang dalam keadaan murung.
Korban berinisial MR (11 tahun) sering pulang dalam keadaan murung. Menurut sang ibu, dia sering di-bully oleh teman-teman di sekolah karena yatim atau tidak punya ayah.
Orangtua harus mewaspadai cyberbullying yang kemungkinan dialami anak-anak. Kondisi ini berbeda dengan perundungan fisik, karena terjadi di media sosial.