Sejumlah pemain Prancis terancam tak bisa diturunkan menghadapi Maroko di semifinal Piala Dunia 2022 usai banyak yang sakit jelang laga pertandingan, Kamis (15/12/2022) dini hari waktu Indonesia (GMT7).
Kesuksesan Maroko di Piala Dunia 2022 membawa keuntungan tersendiri bagi penjual jersey replika. Pemilik toko di Souq Wafiq, Doha, Muhammad Sadiq mengaku permintaan kaus timnas yang dijuluki Singa Atlas ini meroket.
Membahas tentang Maroko tentu banyak yang dapat di gali, terutama budaya mereka yang kental dengan nuansa Arab meski memiliki letak geografis di benua Afrika.
Cedera yang dialaminya terjadi saat laga perempat final melawan Portugal. Kemengan atas A Selecao dengan skor tipis 1-0 harus dibayar dengan cederanya sang kapten yang terpaksa di tarik keluar pada menit ke-57.
Sejak awal fase penyisihan grup, Maroko sempat diragukan bisa melangkah jauh di turnamen empat tahunan ini. Bagaimana tidak, Maroko yang tergabung di Grup F bukanlah menjadi yang difavoritkan untuk lolos.
Masjid Hassan II memiliki menara setinggi 210 meter yang disebut-sebut sebagai menara masjid tertinggi di dunia. Uniknya, pembangunan masjid sengaja diposisikan menjorok ke Samudera Atlantik sehingga dikenal sebagai masjid terapung.
Semusim berselang, dia tetap menunjukan performa konsistennya dan membantu Wolves tembus ke perempat final Liga Eropa. Pencapaian tersebut merupakan kali pertama Wolves lolos ke perempat final sejak musim 1971-1972.
Perayaan telah berlangsung di seluruh negeri dan secara global, dengan bendera merah Maroko dikibarkan tinggi-tinggi. Selain hiruk pikuk perayaan, kemunculan sosok ibu para pemain ke tengah lapangan juga menunjukkan wajah baru di piala dunia kali ini.
Pemandangan para pemain Maroko merayakan kemenangan melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2022 menghangatkan hati masyarakat dunia. Momen tersebut menjadi bukti pentingnya cinta keluarga dalam kemenangan.
Pelatih Timnas Maroko, Walid Regragui, memimpikan Maroko bisa membawa pulang trofi Piala Dunia 2022 dari Qatar. Harapan itu tercipta setelah Maroko membuat Regragui menjadi pelatih Afrika pertama yang beradu taktik di semifinal Piala Dunia.
Salah satu pemain andalan Maroko yakni Achraf Hakimi menjadi sorotan di Piala Dunia 2022. Pesepakbola muslim ini bermain di lini pertahanan, tepatnya bek kanan.