Dosen Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Erwin Rommel, memberikan tips membuat rumah tahan gempa. Tips tersebut bisa digunakan untuk masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa.
Ide nenek moyang kita dalam membangun rumah menggunaka material kayu diadopsi oleh negara Jepang. Jepang sering kali diguncang gempa, mereka meyakini efek gempa seperti runtuhnya bangunan rumah menjadi momok paling berbahaya yang dapat memakan korban jiwa.
Kepedulian antar sesama ini perlu dijaga erat sebagai ikatan saudara sebangsa. Dia berharap agar ikatan persaudaraan ini tetap terjalin erat pascaterjadinya bencana alam tersebut.
Tim Respon Cepat Bakrie Tanggap juga membagikan kebutuhan peralatan pengungsian, seperti terpal, selimut, kebutuhan bayi, rendang kaleng siap saji, beras, air mineral, dan obat-obatan.
Pusdokkes Polri menyiapkan dua tempat operasi yang berlokasi tak jauh dari titik gempa. Korban gempa dilayani termasuk yang mengalami luka ringan maupun berat.
Anak-anak korban bencana umumnya akan mengalami stress, kekhawatiran luar biasa, bahkan trauma. Hal ini disebabkan oleh perubahan drastis yang mereka alami, seperti terpaksa tinggal di penampungan dan kehilangan banyak hal.
Lukman menjelaskan bahwa pembentukan masjid darurat bukan hanya untuk ibadah salat warga, namun sekaligus menjadi posko dapur umum dan logistik kolaborasi tiga lembaga. Di antaranya LPB MUI, Indonesia CARE dan MDMC.
Tim gabungan berhasil menemukan delapan korban yang sebelumnya dinyatakan hilang. Sementara itu, dua warga ditemukan jasadnya teridentifikasi merupakan warga Desa Cijedil yang termasuk dalam korban hilang.
Influencer Karin Novilda atau yang akrab disapa Awkarin ikut turun menjadi relawan membantu korban gempa di Cianjur. Dia membantu menyiapkan makanan dan mengantarkan bantuan untuk para penyintas gempa.
Pemprov Sumbar melalui BPBD Sumbar mengirimkan 1,3 ton paket rendang untuk diberikan kepada warga terdampak gempa bumi M 5.6 Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022).