Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar menjadikan ajang pemilu ini sebagai momentum memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Dewan Hisbah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) menggelar Sidang Lengkap Dewan Hisbah I tahun 2022-2023. Sidang digelar di Pesantren Persatuan Islam (PERSIS) 50 Lembang
Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Ustadz Jeje Zaenudin mengatakan kehadiran timnas sepakbola Israel di Indonesia pada laga piala dunia U-20 sangat berisiko.
YLBHI-LBH Semarang menilai PSSI dan aparat kepolisian masih menganggap enteng keselamatan suoprter klub sepakbola. Hal itu merujuk peristiwa bentrok PSIS Semarang dengan polisi dalam laga PSIS Semarang Vs Persis Solo pada Jumat (17/2/023).
NU memiliki banyak persamaan dengan berbagai organisasi dan gerakan Islam di tanah air di tengah banyaknya perbedaan.Berikut ulasannya berdasar pemaparan Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur tersebut:
Ridwan Saidi adalah orang Betawi yang hidup dalam kultur modernis. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum PB HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), anggota DPR dari Partai PPP di tahun 70-80-an, dan Sekjen Persatuan Mahasiswa Islam Asia Tenggara.
Mahasiswi Unisba semester lima ini berhasil mendapatkan IP sebesar 3.80 pada semester empat. Prestasi yang dia dapatkan tentunya memiliki pengaruh dari pola asuh di PPI 69 Kramat Asem.
KH, Zae Nandang menambahkan, orang-orang yang mendapatkan cobaan-Nya tidak lain yang sudah baligh. Karena anak-anak yang belum baligh masih belum mampu untuk menghadapi cobaan tersebut.
KH. Dr. Jeje Zaenuddin resmi terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Islam (Persis) masa jihad 2022-2027. Keputusan itu diambil dalam Muktamar XVI Persis di Hotel Sutan Raja Soreang Kabupaten Bandung 24-26 September 2022.
Muktamar tersebut menitikberatkan pada pembahasan transformasi gerakan dakwah Persis untuk mewujudkan Islam rahmatan lil-alamin dalam bingkai NKRI. Itu merupakan spirit perjuangan dakwah yang sejak awal dilakukan oleh Persis.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Arsjad Rasjid, menilai ormas Islam bisa menjadi sentra pengembangan industri halal di Tanah Air.