NU memiliki banyak persamaan dengan berbagai organisasi dan gerakan Islam di tanah air di tengah banyaknya perbedaan.Berikut ulasannya berdasar pemaparan Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur tersebut:
Ridwan Saidi adalah orang Betawi yang hidup dalam kultur modernis. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum PB HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), anggota DPR dari Partai PPP di tahun 70-80-an, dan Sekjen Persatuan Mahasiswa Islam Asia Tenggara.
Mahasiswi Unisba semester lima ini berhasil mendapatkan IP sebesar 3.80 pada semester empat. Prestasi yang dia dapatkan tentunya memiliki pengaruh dari pola asuh di PPI 69 Kramat Asem.
KH, Zae Nandang menambahkan, orang-orang yang mendapatkan cobaan-Nya tidak lain yang sudah baligh. Karena anak-anak yang belum baligh masih belum mampu untuk menghadapi cobaan tersebut.
KH. Dr. Jeje Zaenuddin resmi terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Islam (Persis) masa jihad 2022-2027. Keputusan itu diambil dalam Muktamar XVI Persis di Hotel Sutan Raja Soreang Kabupaten Bandung 24-26 September 2022.
Muktamar tersebut menitikberatkan pada pembahasan transformasi gerakan dakwah Persis untuk mewujudkan Islam rahmatan lil-alamin dalam bingkai NKRI. Itu merupakan spirit perjuangan dakwah yang sejak awal dilakukan oleh Persis.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Arsjad Rasjid, menilai ormas Islam bisa menjadi sentra pengembangan industri halal di Tanah Air.
Irfan Hakim mengaku tak bisa lepas dari Persis. Pria kelahiran Bandung, 15 Oktober 1975 itu tumbuh di tengah keluarga Persis. Sang ayah almarhum Rosyid Sukarya dan Ibu Hj Juariah merupakan aktivis Persis.
Ia mengungkapan bahwa dirinya sudah lama mengenal sosok Prof Atif. Amin menilai Prof Atip memegang teguh prinsip hidup dan komitmen terhadap nilai-nilai Islam dan ke-Persis-an.
Ustaz Ginanjar menuturkan, hal darurat lainnya seperti seorang mualaf yang meninggal namun pihak keluarganya menguburkan secara adat agama mereka yang menggunakan peti.
Komitmennya yang kuat dalam gerakan dakwah dan organisasi keislaman, keluasan wawasan dan ilmu, serta keluwesannya dalam pergaulan dengan berbagai organisasi pergerakan Islam menyebabkan ia banyak diminta gabung dengan berbagai organisasi dan lembaga dakwah.